Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Hadapi El Nino 2026, Pemkot Metro Perkuat Strategi Pertanian

Hadapi El Nino 2026, Pemkot Metro Perkuat Strategi Pertanian
Dialog Pemkot Metro dengan Kelompok Tani Se-Kota Metro di Landbouw Pertanian (Dok.Pemkot Metro)
Intinya Sih

  • Pemerintah Kota Metro menggandeng kelompok tani untuk memperkuat koordinasi dan kesiapan menghadapi potensi kemarau panjang akibat El Nino 2026 melalui dialog terbuka dan sinergi lintas sektor.
  • Hery Wiratno menekankan percepatan masa tanam hingga pertengahan Mei 2026, pemanfaatan alat pertanian modern, serta penggunaan varietas padi genjah agar petani terhindar dari risiko gagal panen.
  • Wali Kota Bambang Iman Santoso menegaskan komitmen pemerintah dalam mendukung petani lewat bantuan alat, infrastruktur irigasi, dan koordinasi dengan pusat demi menjaga produktivitas di tengah cuaca ekstrem.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Metro, IDN Times - Pemerintah Kota Metro melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan mengambil langkah cepat mengantisipasi potensi kemarau panjang pada 2026. Upaya ini dilakukan dengan menggandeng kelompok tani se-Kota Metro melalui dialog terbuka untuk menyerap aspirasi sekaligus memperkuat koordinasi di lapangan.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kota Metro, Hery Wiratno mengatakan, sektor pertanian Kota Metro kini ditopang jaringan kelembagaan yang cukup kuat. Tercatat 137 kelompok tani, 75 kelompok pembudidaya ikan, 74 kelompok wanita tani, 63 kelompok peternak, 52 lumbung pangan, serta 24 kelompok P3A yang melibatkan 5 ribu lebih kepala keluarga.

“Potensi sumber daya manusia ini harus dikoordinasikan dengan baik agar distribusi bantuan, teknologi pertanian, dan penanganan masalah di lapangan bisa tepat sasaran dan efektif,” jelasnya.

1. Percepatan tanam dan strategi hadapi kekeringan

Seorang pejabat berbicara di podium bertuliskan Metro saat dialog Pemkot Metro dengan kelompok tani di area pertanian terbuka.
Dialog Pemkot Metro dengan Kelompok Tani Se-Kota Metro di Landbouw Pertanian (Dok.Pemkot Metro)

Dalam menghadapi ancaman kekeringan, Hery menekankan pentingnya sinergi lintas sektor, termasuk dengan Dinas PUPR dalam pengelolaan sumber daya air. Ia juga menyoroti percepatan masa tanam sebagai langkah strategis, dengan Batas waktu tanam padi ditetapkan hingga pertengahan Mei 2026.

“Kita tidak bisa bekerja sendiri-sendiri. Dibutuhkan gotong royong dan sinergi kuat, terutama dalam manajemen air dan mitigasi risiko agar ketahanan pangan dan ekonomi daerah tetap terjaga. Setelah tanggal 15 Mei, kami tidak menganjurkan lagi untuk menanam padi. Lebih baik beralih ke komoditas lain seperti jagung agar tidak berisiko gagal panen,” tegasnya.

Selain itu, petani didorong memanfaatkan alat dan mesin pertanian bantuan pemerintah, termasuk 28 unit traktor besar, serta menggunakan varietas unggul berumur genjah. Ia mengimbau untuk menggunakan varietas seperti Inpari 38, Inpari 46, atau jenis lain yang masa panennya sekitar 84 hari, sehingga lebih aman menghadapi musim kemarau.

2. Langkah strategis yang akan diimplementasikan

Peserta dialog antara Pemerintah Kota Metro dan kelompok tani se-Kota Metro duduk di bawah tenda dengan suasana serius dan tertib.
Dialog Pemkot Metro dengan Kelompok Tani Se-Kota Metro di Landbouw Pertanian (Dok.Pemkot Metro)

Hery memaparkan langkah strategis yang akan diimplementasikan, mulai pemetaan wilayah rawan kekeringan, penerapan sistem peringatan dini, hingga optimalisasi infrastruktur irigasi. Menurutnya, pada 2026, Kota Metro mendapatkan alokasi bantuan dari pemerintah pusat berupa pembangunan jaringan irigasi di 10 titik, lima unit jaringan perpipaan, serta dua unit pompa air dalam.

"Kami mengapresiasi kontribusi petani terhadap sektor pertanian. Bahkan, sektor peternakan juga menunjukkan potensi, dengan empat sapi asal Kota Metro masuk nominasi pilihan Presiden dengan bobot di atas satu ton. Ini menjadi kebanggaan bagi kita semua. Mudah-mudahan tahun ini seluruh nominasi bisa terpilih,” ujarnya.

Dengan penguatan sinergi dan langkah strategis yang disiapkan, pihaknya optimistis sektor pertanian dan perikanan tetap tangguh serta mampu menjaga stabilitas ekonomi daerah di tengah tantangan perubahan iklim.

3. Dukungan pemerintah dan penguatan langkah strategis

Seorang pejabat Pemkot Metro berbicara di podium bertanda Metro saat dialog dengan kelompok tani di area pertanian terbuka.
Dialog Pemkot Metro dengan Kelompok Tani Se-Kota Metro di Landbouw Pertanian (Dok.Pemkot Metro)

Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung sektor pertanian sebagai tulang punggung ekonomi. Ia menekankan pentingnya koordinasi hingga tingkat lapangan agar seluruh program dan bantuan dapat dimanfaatkan secara maksimal.

“Kami di Pemerintah Kota Metro akan terus hadir dan memastikan kebutuhan petani terpenuhi, mulai dari sarana produksi, alat mesin pertanian hingga dukungan infrastruktur irigasi. Ini adalah komitmen kami agar petani tetap produktif meskipun menghadapi tantangan cuaca ekstrem,” ujarnya.

Menurutnya, Ia sudah berkoordinasi langsung dengan pemerintah pusat untuk memperjuangkan tambahan bantuan, baik traktor, combine harvester, maupun pompa air. Tinggal bagaimana di lapangan memperkuat sinergi, menjaga dan merawat alat bantuan yang telah diberikan oleh Pemerintah.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Febriana Sintasari
EditorFebriana Sintasari
Follow Us

Latest News Lampung

See More