Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Atlet PON Tinju Lampung Dibacok Cangkul, Tiga Pelaku Ditangkap

Atlet PON Tinju Lampung Dibacok Cangkul, Tiga Pelaku Ditangkap
Korban Ikhwan memperlihatkan kondisi luka-luka pascadianiaya OTK. (IDN Times/Istimewa).
Intinya Sih
  • Atlet tinju Lampung bernama Ikhwan Azzahro menjadi korban penganiayaan di kawasan PKOR Way Halim setelah diserang menggunakan cangkul oleh sejumlah orang tak dikenal.
  • Insiden bermula dari cekcok antara atlet binaan pelatih Cikal Farrah Labita dengan warga sekitar, yang kemudian berujung pada serangan terhadap Ikhwan saat dijemput rekannya Abi.
  • Pihak kepolisian telah menangkap satu terduga pelaku beserta barang bukti cangkul, sementara pelatih meminta kasus ini diusut tuntas karena berdampak pada pembinaan atlet Lampung.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Bandar Lampung, IDN Times - Seorang atlet tinju Provinsi Lampung dipersiapkan mengikuti Pekan Olahraga Nasional (PON) Bela Diri 2026 di Manado menjadi korban penganiayaan di kawasan Kompleks Pusat Kegiatan Olahraga (PKOR) Way Halim, Bandar Lampung, Selasa (23/6/2026).

Korban bernama Ikhwan Azzahro (20) mengalami luka senjata tajam di bagian kepala dan tangan, setelah diduga diserang menggunakan cangkul oleh sejumlah orang tak dikenal (OTK).

Pelatih tinju Lampung, Cikal Farrah Labita membenarkan ihwal informasi tersebut. Ia mengatakan insiden ini bermula dari cekcok antara salah satu atlet binaannya, dengan sekelompok warga di sekitar warung depan area gantangan burung di kawasan PKOR.

"Iya, kejadian awal terjadi pada Sabtu kemarin sekitar pukul 20.30 WIB, saat atlet kami bernama Abi melintas menggunakan sepeda motor untuk mengambil perlengkapan latihan," ujarnya dikonfirmasi, Selasa (23/6/2026).

1. Dipicu hentakan motor lintasi polisi tidur

ilustrasi polisi tidur (freepik.com/EyeEm)
ilustrasi polisi tidur (freepik.com/EyeEm)

Saat melintasi jalan tersebut, Cikal melanjutkan, sepeda motor dikendarai Abi tiba-tiba menghentak saat melintasi polisi tidur hingga mengundang komentar dari sejumlah warga berada di lokasi. Kemudian Abi berhenti karena tidak terima pascamendengar ucapan kasar.

Saat itu, Abi sempat melihat ada beberapa orang hendak menghampirinya sehingga langsung memilih pergi. Pascakejadian, Abi melaporkan peristiwa yang dialaminya kepada sang pelatih.

"Saya sempat berupaya menemui pihak yang terlibat untuk menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan. Tapi tidak terlaksana, karena warung menjadi lokasi awal perselisihan sudah tutup saat itu," ucapnya.

2. Korban diduga diserang saat dijemput rekannya

Ilustrasi pengeroyokan (Dok. Idn times)
Ilustrasi pengeroyokan (Dok. Idn times)

Sejumlah atlet berinisiatif mendatangi lokasi untuk menanyakan maksud ucapan dilontarkan sejumlah orang tersebut kepada Abi, Senin (22/6/2026) malam. Saat itu, disebut hanya terjadi adu mulut dan tidak ada kontak fisik.

Kemudian puncak insiden penganiayaan ini terjadi ketika Abi menjemput Ikhwan di kawasan PPLP PKOR, Selasa (23/6/2026) pagi. Waktu itu, keduanya diduga diadang oleh empat orang.

"Di sana korban dianiaya menggunakan cangkul hingga mengalami luka di kepala dan tangan akibat serangan tersebut. Akibat kejadian ini, Ikhwan mengalami luka dan harus mendapatkan penanganan," terang Cikal.

3. Minta polisi usut tuntas kasus

Ilustrasi borgol. (pexels.com/Kindel Media)
Ilustrasi borgol. (pexels.com/Kindel Media)

Imbas kejadian tersebut, Cikal berharap aparat polisi segera mengusut kasus tersebut dan menindak para pelaku sesuai ketentuan hukum berlaku. Menurutnya, kejadian itu tidak hanya merugikan korban secara pribadi, melainkan juga berdampak terhadap pembinaan atlet berprestasi di Lampung.

Selain itu, korban Ikhwan disebut merupakan atlet telah dinyatakan lolos dan sedang menjalani persiapan berlaga pada ajang PON Bela Diri 2026 di Manado.

"Kami berharap pelaku dapat dihukum seberat-beratnya karena sudah merugikan Pengprov Pertina Lampung. Korban merupakan atlet yang lolos PON Bela Diri Manado 2026. Kami pelatih, pengurus, dan keluarga berharap pelaku yang meresahkan para atlet ini dapat diproses sesuai hukum yang berlaku," tegasnya.

4. Satu pelaku ditangkap

Ilustrasi borgol. (pexels.com/Ron Lach)
Ilustrasi borgol. (pexels.com/Ron Lach)

Terkait peristiwa penganiayaan ini, Kapolsek Sukarame, Kompol HD Pandiangan membenarkan adanya insiden penganiayaan melibatkan seorang atlet tinju di kawasan PKOR Way Halim, Bandar Lampung. Menurutnya, polisi menerima informasi dan menindaklanjuti peristiwa tersebut.

"Ya, tiga orang terduga pelaku sudah diamankan beserta barang bukti cangkul. Untuk motif kejadian, ini masih kami dalami," imbuh Kapolsek.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Martin Tobing
EditorMartin Tobing

Latest News Lampung

See More