Antar Napi Cuci Darah, Ambulans Lapas Kotabumi Kecelakaan dan Terbalik

- Ambulans Lapas Kelas IIA Kotabumi mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lintas Sumatera saat mengantar narapidana untuk cuci darah, hingga kendaraan terbalik di bawah badan jalan.
- Empat orang terluka dalam insiden ini, termasuk sopir, petugas pendamping, narapidana, dan satu penumpang lain; seluruh korban telah mendapat perawatan medis di rumah sakit.
- Proses evakuasi berlangsung sulit karena posisi ambulans berada di dasar aliran sungai kecil, sehingga petugas menggunakan alat berat untuk mengangkat kendaraan dari lokasi kejadian.
Lampung Tengah, IDN Times - Ambulans milik Lapas Kelas IIA Kotabumi mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lintas Sumatera, Kampung Tanjung Ratu Ilir, Kecamatan Way Pengubuan, Kabupaten Lampung Tengah, Senin (22/6/2026).
Peristiwa tersebut sempat terekam dan beredar luas di media sosial (Medsos). Dalam rekaman video diterima IDN Times, kendaraan berwarna putih bertuliskan ambulans pemasyarakatan itu terlihat dalam posisi terbalik di bawah badan jalan.
Bagian depan kendaraan juga rusak cukup parah akibat benturan. Sejumlah warga sekitar juga tampak menyaksikan dan membantu proses evakuasi para korban dari lokasi kejadian.
1. Sopir diduga hilang konsentrasi saat melintas di jalan menikung

Terkait peristiwa ini, Kasatlantas Polres Lampung Tengah, AKP Glend Felix Siagian membenarkan peristiwa kecelakaan terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Saat itu, ambulans milik Lapas Kotabumi tersebut sedang dalam perjalanan menuju Bandar Lampung untuk mengantar seorang narapidana menjalani perawatan medis rutin.
"Benar, jadi ambulans ini membawa satu orang warga binaan yang rencananya akan menjalani cuci darah di RSUD Abdul Moeloek," ujarnya dikonfirmasi, Selasa (23/6/2026).
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, ambulans bernomor polisi B 1643 PHX melaju dari arah Kotabumi menuju Bandar Lampung. Saat tiba di lokasi kejadian merupakan jalur menurun dan menikung, pengemudi diduga kehilangan konsentrasi hingga menabrak pembatas jalan.
"Sesampainya di lokasi kejadian, kendaraan menabrak cor-coran pembatas jalan terlebih dahulu, lalu terbalik dan masuk ke aliran kali kecil yang berada di pinggir jalan," ungkapnya.
2. Empat orang terluka

Akibat kecelakaan tersebut, Glend melanjutkan, sopir ambulans bernama Taufik Hidayatullah (37) mengalami lebam pada bagian wajah, dada, dan tangan. Korban saat ini menjalani perawatan di RS Yukum Medical Centre (YMC).
Sementara petugas pendamping dari pihak Lapas, M Imam Nadhir Salam (23) memar hingga luka-luka ringan pada bagian wajah serta tangan. Kemudian warga binaan bernama Mediantoni (45), cedera di bagian belakang kepala l.
Seorang penumpang lainnya Febrina Damayanti (36) juga dilaporkan mengalami keluhan sakit di bagian kepala dan masih menjalani perawatan medis.
"Untuk korban napi sempat mendapatkan perawatan di RS YMC dan direncanakan dirujuk ke RSAM Bandar Lampung, untuk melanjutkan pengobatan cuci darah yang dijalaninya," terang dia.
3. Evakuasi sempat terkendala posisi ambulans

Glend menambahkan, proses evakuasi ambulans berlangsung cukup sulit karena posisi kendaraan berada di dasar aliran sungai kecil di bawah bahu jalan. Alhasil, petugas harus menyiapkan alat berat hingga berhasil mengangkat ambulans keluar dari lokasi TKP.
"Kami masih melakukan pendataan dan penyelidikan lebih lanjut, untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan," imbuh Kasatlantas.


















