Bandar Lampung, IDN Times – Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung mencatat sebanyak 104 suspek campak di Kota Tapis Berseri didominasi anak yang belum mendapatkan imunisasi.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung, Muhtadi Arsyad Temenggung, mengatakan, data ini menunjukkan kuatnya kaitan antara rendahnya cakupan imunisasi dengan munculnya kasus campak.
“Persentase terbesar itu karena mereka tidak imunisasi. Tetapi kalau yang lengkap, jumlahnya kecil,” ujarnya, Selasa (31/3/2026).
Selain 104 kasus pada anak tanpa imunisasi, Dinkes juga mencatat 24 kasus pada anak dengan imunisasi tidak lengkap, serta 30 kasus pada anak yang sudah mendapatkan imunisasi lengkap suspek campak.
"Sementara itu, terdapat 11 kasus pada bayi di bawah usia satu tahun yang memang belum menyelesaikan imunisasi," ujar Muhtadi.
