8 Tahanan Polres Way Kanan Kabur, Kapolda: Keteledoran Anggota

- Delapan tahanan Polres Way Kanan kabur dari Rutan, dan satu di antaranya telah berhasil ditangkap setelah bersembunyi di kawasan hutan Blambangan Umpu.
- Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf menyebut pencarian dilakukan intensif oleh tim gabungan, sementara penyelidikan internal masih berlangsung untuk memastikan penyebab pasti pelarian.
- Hasil pemeriksaan awal menunjukkan adanya dugaan keteledoran anggota, dan Kapolda mengimbau para tahanan yang masih buron agar menyerahkan diri secara sukarela.
Bandar Lampung, IDN Times - Kapolda Lampung, Irjen Pol Helfi Assegaf buka suara ihwal kasus delapan orang tahanan Polres Way Kanan melarikan diri dari rumah tahanan negara (Rutan) Mapolres setempat.
Helfi mengatakan, upaya pencarian terus dilakukan secara intensif dengan melibatkan personel gabungan dari berbagai satuan kepolisian.
“Kita sedang melakukan pencarian. Tadi sudah ditangkap satu, sekarang yang lain masih dalam proses pengejaran, dibantu teman-teman dari polda, ada resmob dan tim lainnya,” ujar Helfi dikonfirmasi, Senin (23/2/2026).
1. Satu orang yang ditangkap berstatus tahanan

Dari serangkaian upaya tersebut, Helfi menyebutkan, seorang tahanan berinisial H telah berhasil ditangkap, setelah sebelumnya melarikan diri bersama 7 tahanan lainnya dari Rutan Polres Way Kanan.
“Ya, yang ditangkap itu tahanan. Statusnya tahanan, dia bersembunyi di area hutan, Blambangan Umpu," tegasnya.
2. Dugaan awal karena kelalaian petugas

Terkait kronologi dan hasil pendalaman internal, Helfi mengatakan, masih melakukan pemeriksaan menyeluruh. Proses pendalaman dilakukan dengan mencocokkan keterangan dari berbagai pihak, untuk mengetahui penyebab pasti insiden tersebut.
“Kami masih mendalami semuanya. Tentunya kami lakukan cross-check antara satu dengan yang lain. Informasi awal yang kami dapat, kemungkinan karena keteledoran anggota yang bertugas,” ungkapnya.
Helfi menegaskan, hasil akhir dari pemeriksaan internal akan disampaikan setelah seluruh proses pendalaman selesai dilakukan. "Semuanya masih berjalan, baik pengejaran tahanan maupun pemeriksaan internal kami," lanjut dia.
3. Imbau tahanan kabur menyerahkan diri

Selain melakukan pengejaran, Helfi juga menyampaikan pesan sekaligus mengimbau kepada para tahanan yang masih buron maupun pihak keluarga masing-masing, agar kooperatif dengan aparat kepolisian.
“Sudah kami sampaikan kemarin, supaya sukarela kembali menyerahkan diri,” ujarnya.















