Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

5 Fakta Menarik Seputar Kelelawar, Ada Minum Darah!

5 Fakta Menarik Seputar Kelelawar, Ada Minum Darah!
ilustrasi kelelawar (unsplash.com/James Wainscoat)
Intinya Sih
  • Kelelawar merupakan satu-satunya mamalia yang mampu terbang, berkat sayap kuat dan kemampuan aerodinamisnya.
  • Kelelawar memiliki metabolisme tinggi dan pola makan bervariasi, termasuk beberapa spesies yang meminum darah dari hewan lain.
  • Rata-rata kelelawar bisa hidup sekitar 15 tahun, namun ada spesies yang bisa hidup hingga 30 tahun di alam liar.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Kelelawar adalah makhluk nokturnal memang aktif beraktivitas pada malam hari dan menghabiskan sebagian waktu pagi dan siang hari untuk tidur. Keberadaan kelelawar sebetulnya cukup mudah dijumpai di beberapa tempat.

Apalagi bangunan yang sudah terbengkalai karena sering menjadi tempat favoritnya untuk tinggal. Banyak orang yang kerap mengaitkan keberadaan kelelawar dengan misteri atau pun mitos, sehingga membuat hewan ini jadi memiliki kesannya tersendiri.

Kamu bisa menyimak beberapa fakta berikut ini seputar kelelawar agar bisa semakin mengenal keberadaannya dengan baik.

1. Menjadi satu-satunya mamalia bisa terbang

Kelelawar (unsplash.com/James Wainscoat)
Kelelawar (unsplash.com/James Wainscoat)

Kebanyakan hewan yang bisa terbang biasanya berasal dari kalangan unggas, namun hal ini ternyata berbeda jika dibandingkan dengan kelelawar. Memang benar kelelawar sebetulnya termasuk ke dalam salah satu hewan mamalia, sebab bereproduksi dengan cara melahirkan.

Dilansir New Mexico Department of Health, kelelawar menjadi satu-satunya mamalia yang benar-benar mampu terbang, bahkan hingga meluncur di udara. Hal ini karena kelelawar dapat terbang menggunakan sayapnya yang kuat dan memiliki kemampuan aerodinamis, sehingga memungkinkan mereka untuk bermanuver di udara dengan sangat baik.

2. Kelelawar memiliki sistem metabolisme tinggi

ilustrasi kelelawar (unsplash.com/Amr Miqdadi)
ilustrasi kelelawar (unsplash.com/Amr Miqdadi)

Setiap hewan memiliki sistem metabolisme berbeda-beda, termasuk kelelawar. Sistem metabolisme pada kelelawar tentunya berperan sangat penting dalam proses nutrisi yang diperlukan, serta memengaruhi struktur dan ukuran tubuh yang dimiliki.

Dilansir ScienceDirect.com, kelelawar memiliki metabolisme sangat tinggi dan dapat makan dalam jumlah besar, bahkan relatif lebih besar terhadap ukuran tubuh yang dimilikinya. Beberapa kelelawar bahkan bisa makan lebih berat dari ukuran tubuhnya dalam satu malam.

Selain itu, kelelawar memiliki pola makan cukup bervariasi, mulai dari serangga, buah-buahan, nektar, darah, ikan, bahkan hewan kecil lainnya.

3. Ada kelelawar vampir benar-benar meminum darah

ilustrasi kelelawar (unsplash.com/Todd Cravens)
ilustrasi kelelawar (unsplash.com/Todd Cravens)

Selama ini mungkin banyak orang sering mengaitkan antara vampir dengan kelelawar, sebab banyak dijumpai di berbagai sumber. Hal ini sebetulnya tidak benar-benar keliru karena memang ada beberapa kelelawar ternyata benar-benar memiliki kemampuan untuk meminum darah.

Dilansir C2st.org, kelelawar vampir yang kerap ditemukan di Amerika Tengah dan Selatan cukup terkenal karena meminum darah dari hewan lain. Namun, biasanya hewan tersebut tidak meminumnya dengan cara menyedot, melainkan justru dengan membuat sayatan kecil pada kulit hewan lain dan menjilati darah yang keluar.

Tidak jarang gigitan dari kelelawar vampir ini bisa menimbulkan kerusakan serius pada hewan tersebut.

4. Kelelawar berusia panjang

ilustrasi kelelawar (unsplash.com/Sally Dixon)
ilustrasi kelelawar (unsplash.com/Sally Dixon)

Kelelawar termasuk hewan memiliki usia panjang jika dibandingkan dengan hewan lainnya, sehingga tidak heran jika eksistensinya cukup populer. Beberapa spesies pada kelelawar memiliki usia yang relatif lebih panjang dibandingkan dengan spesies lainnya.

Dilansir Bat Conservation International, rata-rata kelelawar mungkin bisa hidup sekitar 15 tahun, meski ada pula beberapa spesies yang bisa hidup hingga 30 tahun atau bahkan lebih di alam liar. Ini tentunya menjadi hal sangat luar biasa karena ukuran tubuh kelelawar relatif kecil, namun laju metabolismenya justru tinggi. 

5. Kelelawar rentan terhadap penyakit menular

ilustrasi kelelawar (unsplash.com/Tine Ivanič)
ilustrasi kelelawar (unsplash.com/Tine Ivanič)

Mungkin banyak orang yang sudah memahami kelelawar sering kali menjadi salah satu inang untuk berbagai jenis virus. Hal ini karena beberapa wabah yang terjadi justru diakibatkan karena penularan dari kelelawar membuatnya memiliki risiko tersendiri apabila sampai menularkan penyakit.

Dilansir WSU IACUC, kelelawar sering dianggap sebagai inang untuk berbagai virus dan patogen, seperti misalnya virus rabies, virus Nipah, virus Ebola, hingga virus COVID yang sempat menjadi pandemik beberapa tahun lalu. Namun, sering kali kelelawar justru tidak terpengaruh oleh penyakit tersebut, sehingga menunjukkan sistem kekebalan tubuh yang sangat menarik.

Kelelawar menjadi makhluk yang sangat luar biasa dengan kemampuan dan memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem. Selain itu, hewan ini sering kali disalahpahami atau pun ditakuti, padahal sebetulnya memiliki peran penting untuk penyerbukan atau pun lingkungan sekitar. Apa fakta yang baru kamu ketahui seputar kelelawar?

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Salsabila Manlan
EditorSalsabila Manlan
Follow Us

Latest News Lampung

See More