Comscore Tracker

Selama Juni 2022, Hotel Bintang 3 di Lampung Lebih Banyak Dipilih

Setelah catat rekor tertinggi Mei, TPK Juni malah turun

Bandar Lampung, IDN Times - Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung, Endang Retno Sri Subiyandani mengatakan, Tingkat Penghunian Kamar Hotel (TPK) berbintang di Provinsi Lampung selama Juni 2022 menurun.

“Setelah mencatatkan rekor tertinggi selama 2022 di Bulan Mei atau bertepatan dengan libur Hari Raya Idul Fitri, TPK Juni 2022 turun sebesar 7,17 poin. Tercatat pada Mei 2022 TPK 66,04 persen sedangkan Juni 2022 hanya 58,87 persen,” kata Endang dalam siaran persnya, Senin (1/8/2022).

Namun jika dibandingkan dengan tahun lalu atau Juni 2021, TPK hotel berbintang naik sebesar 9,22 poin. Tercatat, jumlah TPK hotel berbintang Juni 2021 tercatat sebesar 49,65 persen.

Baca Juga: Nilai Ekspor Lampung Juni 2022 Capai Rp7,8 Triliun, Ini Pemicunya

1. Selama Juni 2022, hotel berbintang 3 lebih banyak dikunjungi tamu menginap

Selama Juni 2022, Hotel Bintang 3 di Lampung Lebih Banyak DipilihHotel Marcopolo, salah satu hotel di Bandar Lampung. (IDN Times/Rohmah Mustaurida)

Sedangkan untuk jumlah tamu hotel berbintang, selama Juni 2022 ada sebanyak 68.931 orang, terdiri dari 174 orang tamu asing dan 68.757 orang tamu domestik. Endang mengatakan jumlah ini lebih sedikit dibanding Mei 2022 khususnya pada tamu domestik.

“Penurunannya sebanyak 9.039 orang atau 11,59 persen, jika dibandingkan Mei 2022 dengan jumlah tamu mencapai 77.970 orang. Rincian pada Mei 2022 ada 165 orang tamu asing dan 77.805 orang tamu domestik,” jelasnya.

Bila dilihat menurut klasifikasi hotel berbintang pada Juni 2022, jumlah tamu asing dan tamu domestik paling banyak ada pada hotel berbintang 3 yaitu sebanyak 35.710 orang.

“Sedangkan untuk hotel berbintang 1 dan 2 ada 6.299 orang, dan hotel bintang 4 dan 5 sebanyak 26.922 orang. Dibandingkan bulan Mei 2022 jumlah tamu hotel berbintang Juni 2022 mengalami penurunan pada seluruh kelompok hotel. Yaitu hotel bintang 1 dan 2 turun 18,48 persen (1.428 orang), hotel bintang 3 turun 16,13 persen (6.868 orang), dan hotel bintang 4 dan 5 sebanyak 2,69 persen (743 orang),” paparnya.

2. Hanya sekitar 40 persen saja kamar hotel terisi di Lampung selama Juni 2022

Selama Juni 2022, Hotel Bintang 3 di Lampung Lebih Banyak DipilihKamar Grand Candi Hotel Semarang. (Instagram/@ibissemarangsimpanglima).

Jika ditelaah menurut klasifikasi hotel berbintang, hotel berbintang 4 dan 5 menjadi hotel dengan TPK tertinggi selama Juni 2022 yaitu sebesar 63,53 persen. Kemudian disusul hotel berbintang 3 sebesar 57,66 persen, sedangkan untuk hotel bintang 1 dan 2 tercatat sebesar 46,35 persen.

“Sementara pada Mei 2022, TPK hotel bintang 1 dan 2 sebesar 56,79 persen, hotel bintang 3 sebesar 67,74 persen, dan hotel bintang 4 dan 5 sebesar 66,05 persen,” ujarnya.

Lebih lanjut, Endang menyampaikan ada kenaikan pada TPK hotel non-bintang pada Juni 2022 sebesar 28,63 persen, naik 5,06 poin dibanding Juni 2021 (23,57 persen). Sedangkan dibanding Mei 2022 (30,07 persen) hanya turun 1,44 poin.

“Secara total TPK hotel baik itu berbintang dan non-bintang Juni 2022 tercatat 39,83 persen. Turun 3,78 poin dibandingkan Mei 2022, dan naik 2,38 poin dibandingkan Juni 2021,” imbuhnya.

3. Rata-rata menginap tamu asing lebih lama dibanding tamu domestik

Selama Juni 2022, Hotel Bintang 3 di Lampung Lebih Banyak DipilihIlustrasi tamu asing (Dok. imigrasi.go.id)

Meski TPK dan jumlah tamu hotel berkurang, Endang melanjutkan ternyata rata-rata lama menginap para tamu ini meningkat pada Juni 2022 dibanding bulan sebelumnya.

“Rata-rata lama tamu menginap di hotel berbintang periode Juni 2022 tercatat 1,69 hari. Meski tipis, angka ini menunjukan kenaikan sebesar 0,18 hari dibandingkan rata-rata lama menginap bulan Mei 2022 yang tercatat 1,51 hari,” katanya.

Sedangkan jika dirincikan menurut jenis tamunya, Endang menyebutkan rata-rata tamu asing menginap pada Juni 2022 lebih lama dibanding tamu domestik yaitu 2,22 hari dan tamu domestik hanya 1,69 hari.

Baca Juga: Penumpang Angkutan Laut Lampung Juni 2022 Turun 59 Persen dari Mei

Topic:

  • Rohmah Mustaurida
  • Martin Tobing

Berita Terkini Lainnya