Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
IDS 2026 Debut di Sumatra, Kalianda Lamsel Siap Jadi Panggung Drift
ilustrasi drifting (unsplash.com/Nika Qufarashvili)
  • Indonesian Drift Series (IDS) 2026 akan debut di Sumatra, tepatnya di Kalianda, Lampung Selatan pada 23–24 Mei 2026, dengan dukungan penuh dari Pemkab untuk memaksimalkan persiapan acara.
  • Sebanyak 30 pembalap akan berlaga di berbagai kelas termasuk kategori NewGen, sementara sejumlah figur publik nasional dijadwalkan hadir untuk menambah daya tarik bagi penonton muda.
  • Lintasan drift akan memakai area Lapangan Expo Kalianda dengan tiket mulai Rp20 ribu hingga Rp400 ribu dan target penonton mencapai ribuan baik di lokasi maupun lewat live streaming.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Lampung Selatan, IDN Times - Lampung Selatan bakal punya panggung baru yang bisa bikin pecinta otomotif Sumatra heboh. Untuk pertama kalinya, ajang Indonesian Drift Series (IDS) dipastikan akan mampir ke Pulau Sumatra dan lokasi debutnya bukan di kota besar, melainkan di Kalianda, Lampung Selatan.

Event drift bergengsi itu dijadwalkan berlangsung 23–24 Mei 2026, dan Pemkab Lampung Selatan kini mulai serius mematangkan persiapan agar pelaksanaannya berjalan maksimal. Bukan cuma soal balapan, IDS kali ini juga diproyeksikan jadi magnet wisata baru sekaligus penggerak ekonomi lokal.

Persiapan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang dipimpin Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setdakab Lampung Selatan, Tri Umaryani, di Kalianda, Senin (13/4/2026). Dalam rapat itu, panitia dan pemerintah daerah menyoroti kesiapan lintasan, konsep acara, hingga strategi agar event ini benar-benar memberi dampak luas.

1. Sejumlah figur publik nasional dijadwalkan hadir

ilustrasi drifting (unsplash.com/JOHN BEARBY IMAGES)

Perwakilan penyelenggara IDS, Ajay, menegaskan kehadiran IDS di Lampung Selatan bukan sekadar menghadirkan tontonan adu skill dan asap ban. Ia menargetkan event ini mampu menciptakan efek domino yang terasa langsung di sektor ekonomi masyarakat.

“Lebih besar lagi, kita memastikan acara ini memberikan dampak positif. Yang bikin event ini makin menarik, IDS Lampung Selatan bukan cuma soal pembalap. Sejumlah figur publik nasional dijadwalkan hadir, mulai dari Revy Vamella, Wendy Walters, Harris Vriza, hingga Hassan Alaydrus," ujarnya.

Kehadiran para selebritas ini menurutnya diprediksi bakal menambah daya tarik, terutama bagi penonton muda yang mengikuti dunia otomotif dari sisi lifestyle.

2. 30 pembalap akan berlaga di sejumlah kelas

ilustrasi drifting (unsplash.com/Vitus Bever)

Lebih lanjut Ajay menyampaikan, IDS juga direncanakan akan dibuka oleh sejumlah pejabat tinggi negara. Beberapa nama yang masuk dalam daftar undangan antara lain Menko Pangan Zulkifli Hasan, Menpora Erick Thohir, serta perwakilan dari kementerian lain. Ia menjelaskan, dari sisi kompetisi, IDS dikenal sebagai salah satu kejuaraan drift dengan level tinggi karena rutin diikuti pembalap dari berbagai daerah bahkan luar negeri.

"Pada penyelenggaraan sebelumnya, tercatat ada 77 drifter ikut bertanding. Untuk tahun ini, panitia menargetkan sekitar 30 pembalap yang akan berlaga di sejumlah kelas," jelasnya.

Namun sorotan terbesar menurutnya akan mengarah ke kelas NewGen, kategori yang disiapkan sebagai wadah pencarian pembalap muda berbakat. Menariknya, Lampung Selatan justru sudah punya modal kuat karena juara sebelumnya berasal dari daerah sendiri, tepatnya dari Kalianda dan Sidomulyo.

Mereka bahkan mampu mengungguli peserta dari wilayah lain yang selama ini lebih dikenal sebagai “basis otomotif.”

"Fakta itu jadi sinyal kalau Lampung Selatan bukan cuma jadi tuan rumah, tapi juga punya potensi jadi gudang drifter muda berbakat. Jika pembinaan serius dilakukan, bukan tidak mungkin akan muncul pembalap profesional nasional yang lahir dari daerah ini," terangnya.

3. Tiket mulai dari Rp20 ribu sama Rp400 ribu

ilustrasi drifting (unsplash.com/Nika Qufarashvili)

Lintasan drift akan menggunakan area Lapangan Expo Kalianda. Meski sudah disiapkan, Ajay menyebut lintasan masih butuh peningkatan agar sesuai standar kompetisi.

Infrastruktur menjadi perhatian utama karena drift bukan sekadar balapan cepat, tapi juga menuntut keamanan, kualitas aspal, hingga tata letak lintasan yang presisi.

"Event ini juga tidak hanya berlangsung selama dua hari kompetisi. Panitia sudah menyiapkan rangkaian kegiatan tambahan, termasuk practice day yang akan diisi arak-arakan kendaraan dari area expo menuju kantor bupati. Selain itu, agenda car meet up dijadwalkan digelar di Grand Elty pada pertengahan Mei 2026," jelasnya.

Ajay juga menjelaskan terkait tiket, penonton reguler dibanderol Rp20 ribu, sementara tribun VIP dipatok Rp400 ribu. Target penonton langsung di lokasi diperkirakan mencapai 2.000–3.000 orang. Sedangkan penonton lewat siaran langsung live streaming ditargetkan mencapai 7.000–10.000 penonton.

Editorial Team