Hadapi PSBS, Bhayangkara FC Siapkan Kejutan Laga Pamungkas Liga 1

- Bhayangkara FC siap tampil fokus dan menyiapkan strategi kejutan demi menutup musim dengan kemenangan serta target clean sheet di hadapan suporter sendiri.
- PSBS Biak datang tanpa tekanan, memilih bermain lepas meski menghadapi tantangan perjalanan panjang yang membuat mereka tak sempat latihan resmi di Stadion Sumpah Pemuda.
- Pelatih PSBS memberi kesempatan bagi pemain muda akademi untuk tampil, sebagai bagian dari upaya membangun identitas baru tim yang mencerminkan semangat Papua.
Bandar Lampung, IDN Times - Bhayangkara Presisi Lampung FC menyiapkan kejutan pada laga terakhir Super Leagie menghadapi PSBS Biak, di Stadion Sumpah Pemuda, Sabtu (23/5/2026).
Pelatih Bhayangkara FC, Paul Munster, memastikan timnya tampil fokus demi menutup kompetisi dengan hasil positif di hadapan suporter sendiri.
Munster memang enggan membocorkan strategi yang akan dipakai. Namun, ia memberi sinyal Bhayangkara bakal tampil berbeda pada pertandingan pamungkas tersebut.
“Tentu saya tidak akan banyak bicara tentang strategi. Yang jelas kami akan menunjukkan yang bagus di lapangan dan pemain tahu apa yang harus mereka lakukan,” katanya dalam sesi konferensi pers.
Menurut Munster, laga terakhir musim menjadi momentum penting bagi tim untuk memberikan penampilan terbaik sekaligus membalas dukungan suporter sepanjang musim ini.
“Kita sangat fokus untuk besok sore, pertandingan terakhir dan seluruh pemain ingin fokus dan mengakhiri musim ini. Saya ingin semua supporter hadir di lapangan dan mengakhiri dengan perasaan yang positif,” ujarnya.
1. Incar kemenangan dan clean sheet

Tak hanya memburu kemenangan, Bhayangkara juga punya target tambahan yakni mencatat clean sheet setelah sembilan laga terakhir gagal melakukannya.
Kapten Bhayangkara FC, Wahyu Subo Seto, menyebut seluruh pemain dalam kondisi fokus dan siap bekerja keras demi menutup musim dengan hasil maksimal.
“Pemain fokus, berusaha untuk menang, target untuk clean sheet karena sudah 9 pertandingan belum clean sheet,” kata Wahyu.
Munster juga memastikan penentuan susunan pemain baru akan diputuskan setelah latihan terakhir tim.
“Kita akan lihat setelah latihan besok dan kami akan evaluasi. Setiap latihan kami akan evaluasi. Kita akan lihat besok siapa yang akan main di line up,” lanjutnya.
2. PSBS Biak siap tampil tanpa tekanan

Pelatih PSBS Biak, Marian Mihail, justru memberi sinyal timnya bakal bermain lepas tanpa tekanan. Menurutnya, laga terakhir musim bisa menjadi pertandingan yang sulit ditebak.
“Selalu pertandingan terakhir itu bisa menjadi pertandingan yang menjebak, bisa menjadi pertandingan yang bagus atau pertandingan yang buruk. Tapi kita berharap besok untuk semua penggemar, bisa menjadi pertandingan yang bagus,” ujarnya.
3. Tidak jalani OT

Menariknya tim Badai Pegunungan tidak menjalani latihan di Stadion Sumpah Pemuda. Marian menyebut anak asuhnya telah menjalani perjalanan yang panjang untuk sampai ke Lampung.
"Pertama-tama itu sangat sulit karena kami melakukan perjalanan sepanjang malam dengan kereta api dan sulit untuk tiba di waktu yang tepat untuk latihan resmi," jelasnya.
Ia mengungkapkan PSBS Biak telah melakukan perjalanan dari malam hari menuju Jakarta, sebelum bertolak ke Lampung.
"Kami berangkat jam 9 dari Jogja ke Jakarta, lalu kami tinggal selama 5 jam di bandara, jadi sangat-sangat sulit bagi kami semua pemain untuk tidur, tapi saya berharap bisa dalam kondisi yang baik," ujarnya.
4. Beri panggung pemain muda

Menariknya, Marian juga memastikan PSBS tetap membuka ruang bagi pemain muda akademi untuk tampil di laga kontra Bhayangkara.
Ia menyebut, langkah itu menjadi bagian dari proses membangun identitas baru tim yang mewakili semangat Papua.
“Kami ingin membangun kembali tim baru dengan identitas yang jelas yang mewakili semangat Papua,” katanya.


















