Viral! Ibu Berjuang Melahirkan dalam Mobil di Jalan Rusak Way Kanan

- Seorang ibu hamil di Kampung Tiuh Balak II, Gunung Labuhan, Way Kanan, melahirkan di dalam minibus setelah kendaraan berhenti di jalan rusak.
- Warga setempat, mayoritas ibu-ibu, membantu proses persalinan dan menenangkan sang ibu hingga bayi berhasil lahir dengan selamat.
- Camat Gunung Labuhan menyatakan ibu dan bayi sehat; sebelumnya ibu hendak dirujuk ke puskesmas berjarak sekitar 12 kilometer melalui jalan tanah dan bebatuan.
Way Kanan, IDN Times - Rekaman video memperlihatkan seorang ibu hamil di Kabupaten Way Kanan berjuang melahirkan di dalam sebuah kendaraan jenis minibus viral di media sosial (Medsos).
Dalam video diterima IDN Times, mobil yang membawa ibu hamil tampak berhenti di tengah jalan rusak. Sejumlah warga, mayoritas ibu-ibu, kemudian berinisiatif membantu proses persalinan yang akhirnya dilakukan di dalam kendaraan.
Suasana haru turut menyelimuti lokasi ketika warga berupaya menenangkan sang ibu. Beruntung, bayi tersebut berhasil lahir dengan selamat.
"Mau rujuk ke puskesmas malah lahir di dalam mobil. Melahirkan di mobil, semoga berjalan dengan lancar. Nah ini bayinya sudah keluar, Alhamdulillah," ujar perekam video.
1. Terjadi di Kampung Tiuh Balak II, Gunung Labuhan

Terkait rekaman video beredar, Camat Gunung Labuhan, Sayidan membenarkan peristiwa tersebut terjadi di wilayah setempat, tepatnya Kampung Tiuh Balak II, Kecamatan Gunung Labuhan, Way Kanan, Minggu (26/7/2026).
"Iya benar, peristiwa itu terjadi di Kampung Tiuh Balak II. Alhamdulillah kondisi ibu dan bayinya sehat," ujarnya, Selasa (28/7/2026).
2. Jarak rumah warga dengan puskesmas 12 kilometer

Sayidan melanjutkan, ibu hamil tersebut awalnya hendak dirujuk menuju puskesmas untuk menjalani proses persalinan. Jarak dari rumah warga menuju puskesmas sekitar disebut 12 kilometer, sehingga membutuhkan waktu tempuh yang cukup lama.
"Kalau jarak rumah warga ke puskesmas kurang lebih 12 kilometer," ucapnya.
3. Kondisi jalan tanah dan bebatuan

Disinggung ihwal kondisi jalan desa yang masih rusak dan diduga menjadi kendala akses menuju fasilitas kesehatan, Sayidan tidak memberikan respons lebih lanjut.
"Kondisi jalan memang tahan dan bebatuan kurang lebih," imbuhnya.


















