Sayembara Tolak Politik Uang di Bandar Lampung, Hadiah Rp10 Juta!

- Pemuda gelar sayembara menolak politik uang di Pilwalkot Bandar Lampung.
- Koalisi Anak Muda Peduli Demokrasi tawarkan hadiah Rp10 juta bagi pelapor politik uang.
- Sosialisasi ini untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pemilihan yang jujur dan adil.
Bandar Lampung, IDN Times - Sejumlah pemuda mengatasnamakan Koalisi Anak Muda Peduli Demokrasi menggelar sayembara menolak praktik politik uang dalam kontestasi Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Bandar Lampung di Tugu Adipura, Jumat (1/11/2024).
Kegiatan kampanye tersebut disertai aksi pembentangan banner di lokasi Tugu Adipura dan beberapa titik strategis yang berada di Kota Bandar Lampung.
"SAYEMBARA TOLAK POLITIK UANG PADA PILKADA KOTA BANDAR LAMPUNG. HADIAH UANG TUNAI 10 JUTA, untuk individu atau kelompok masyarakat yang mampu menangkap dan melaporkan Pelaku Politik Uang pada Pilkada Kota Bandar Lampung 2024," tulis narasi pada banner tersebut.
"Untuk teknis pengiriman bukti laporan dapat menghubungi Narahubung kami, mendatangi Kantor Bawaslu Kota Bandar Lampung dan kantor Panwascam di 20 kecamatan se-Kota Bandar Lampung. Nick: 0878-1592-1868, Farhan: 0896-5850-4059," lanjut keterangan narasi.
1. Mahar hadiah Rp10 juta diperuntukkan bagi laporan telah teregistrasi

Terkait sayembara ini, Koordinasi Koalisi Anak Muda Peduli Demokrasi Bandar Lampung, Nick Kurniawan mengatakan, kegiatan sosialisasi ini adalah bentuk tindaklanjut dari gelaran sayembara sudah diserukan pihaknya setelah beraudiensi dengan pihak Bawaslu Kota Bandar Lampung pada satu bulan lalu.
Menurutnya, hadiah senilai Rp10 juta ini akan diberikan kepada pelapor pelaku politik uang yang laporannya teregistrasi dan terbukti di Bawaslu Kota Bandar Lampung.
"Dilakukannya sosialisasi pada hari ini adalah bentuk usaha kami, untuk meningkatkan partisipasi dan antusiasme masyarakat dalam rangka partisipasi demokrasi yang jujur dan adil. Mengingat November adalah bulan pemilihan calon wali kota," katanya saat dimintai keterangan, Jumat (1/11/2024).
2. Upaya tekan praktik politik uang

Seiring kehadiran sayembara ini, Nick Kurniawan berharap semoga masyarakat dapat antusias dan mengawasi secara terorganisir, karena dari beberapa Pemilu sebelumnya, marak terjadinya praktik politik uang pada H-7 sampai dengan hari H pemilihan.
Modus biasanya, para tim sukses sudah mendata identitas masyarakat baik meminta KTP maupun merayu dengan iming-iming, untuk menjadi bagian dari tim sukses yang akan turut serta membagi-bagikan uang.
"Untuk itu, kami mengharapkan sosialisasi dari sayembara ini akan mampu menekan praktik politik uang dan mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati dan mulai mendeteksi gerak gerik politik uang yang mungkin dapat terjadi," ucapnya.
3. Bakal jemput bola laporan

Mengenai teknis pelaporan, Nick Kurniawan melanjutkan, masyarakat tidak perlu bingung dan sungkan dikarenakan pihaknya akan melakukan metode jemput bola, apabila ada laporan pelaku politik uang teregistrasi di kantor Bawaslu Kota Bandar Lampung atau Panwascam se-Kecamatan Kota Bandar Lampung.
"Mengenai Informasi lebih lanjut masyarakat dapat menghubungi kontak WA kami di nomor 087815921868 (Nick) atau 089658504059 (Farhan). Aduan atau laporan juga dapat disampaikan lewat DM Instagram @tolakpolitikuang_bdl," katanya.



















