Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Prakiraan Cuaca Perairan Lampung 31 Mei 2026, Waspada Gelombang

Prakiraan Cuaca Perairan Lampung 31 Mei 2026, Waspada Gelombang
Ilustrasi gelombang angin (freepik.com/wirestock)
Intinya Sih
  • BMKG Maritim Lampung memprediksi cuaca perairan 31 Mei 2026 didominasi berawan tebal, kabut, dan udara kabur dengan suhu laut hangat serta angin timur–tenggara cukup kencang.
  • Gelombang tertinggi diperkirakan terjadi di perairan barat Lampung dan Samudra Hindia barat Lampung mencapai 2,5–4 meter, sedangkan wilayah timur dan Selat Sunda relatif lebih aman.
  • BMKG mengimbau nelayan dan operator kapal kecil waspada terhadap gelombang tinggi serta memperhatikan pembaruan cuaca sebelum berlayar, terutama di wilayah barat Lampung.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Bandar Lampung, IDN Times - Kondisi prakiraan cuaca perairan Lampung, Minggu (31/5/2026) didominasi berawan tebal, kabut hingga udara kabur. Sedangkan gelombang relatif lebih tinggi di wilayah perairan barat Lampung dan Samudra Hindia dapat mencapai kategori sedang hingga tinggi.

BMKG Maritim juga masih mengingatkan nelayan dan operator kapal kecil untuk mewaspadai peningkatan gelombang serta angin cukup kencang. Kondisi perairan Lampung relatif aman untuk pelayaran umum di wilayah timur dan Selat Sunda.

Cuaca juga dominan berawan tebal dengan suhu laut hangat dan angin cukup kuat dari sektor timur–tenggara. Berikut IDN Times rangkum prakiraan cuaca perairan Lampung hari ini.

1. Kondisi umum

Ilustrasi gelombang tinggi di Pantai Ampenan Kota Mataram. (IDN Times/Muhammad Nasir)
Ilustrasi gelombang tinggi di Pantai Ampenan Kota Mataram. (IDN Times/Muhammad Nasir)
  • Cuaca dominan: Berawan tebal, kabut, udara kabur
  • Suhu udara: 27–29°C
  • Kelembapan udara: 68–85%
  • Arah angin dominan: Timur – Tenggara – Selatan
  • Kecepatan angin: 10–20 knot
  • Kecepatan arus permukaan: 0,7–1,1 knot

Tinggi gelombang:

  • Perairan timur Lampung: 0,7–1,6 meter
  • Perairan barat Lampung: 1,0–2,0 meter
  • Samudra Hindia barat Lampung: dapat mencapai 2,5–4 meter pada periode akhir Mei.

2. Perairan Barat Lampung

ilustrasi gelombang menuju pesisir pantai (pixabay.com/holgerheinze0)
ilustrasi gelombang menuju pesisir pantai (pixabay.com/holgerheinze0)

Wilayah meliputi Pesisir Barat, Krui, hingga perairan Samudra Hindia Barat Lampung. Arus laut dominan bergerak ke arah barat daya dengan kecepatan sekitar 0,9 knot.

WaktuCuacaAnginGelombang

PagiBerawan tebalTenggara 9 knot2,0 m

SiangBerawan tebalTenggara 7–9 knot1,8–1,9 m

SoreBerawan tebalTenggara 7 knot1,7 m

MalamKabutTenggara 5 knot1,6 m

3. Perairan Timur Lampung bagian utara

ilustrasi gelombang tinggi (pexels.com/Ondosan Sinaga)
ilustrasi gelombang tinggi (pexels.com/Ondosan Sinaga)

Wilayah meliputi Laut Jawa bagian selatan dan pesisir timur Lampung. Gelombang berkisar antara 0,7–1,6 meter dengan kelembapan udara 68–85 persen.

WaktuSuhuAnginKecepatan

07.00 WIB27°CSelatan20 knot

10.00 WIB29°CSelatan20 knot

13.00 WIB29°CTenggara15 knot

16.00 WIB29°CTenggara15 knot

19.00 WIB29°CTenggara20 knot

22.00 WIB28°CTenggara20 knot

4. Kondisi Selat Sunda

ilustrasi gelombang pasang (unsplash.com/Jeremy Bishop)
ilustrasi gelombang pasang (unsplash.com/Jeremy Bishop)
  • Cuaca: Berawan hingga berawan tebal
  • Angin: Tenggara–Timur
  • Kecepatan angin: 10–20 knot
  • Gelombang: 1,0–2,0 meter
  • Arus laut: 0,8–1,1 knot
  • Jarak pandang dapat berkurang saat kabut dini hari dan malam.

5. Peringatan dini maritim

ilustrasi gelombang laut (pexels.com/Виктор Соломоник)
ilustrasi gelombang laut (pexels.com/Виктор Соломоник)

BMKG Maritim Lampung mengimbau:

Nelayan perahu kecil meningkatkan kewaspadaan terhadap gelombang tinggi.

Kapal penyeberangan dan kapal wisata memperhatikan perkembangan cuaca terbaru sebelum berlayar.

Aktivitas di perairan barat Lampung dan Samudra Hindia perlu lebih waspada karena potensi gelombang tertinggi berada di wilayah tersebut.

Share Article
Topics
Editorial Team
Martin Tobing
EditorMartin Tobing

Latest News Lampung

See More