Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Praka Mar Hamid Gugur di Cisarua, Tinggalkan Istri Hamil Anak Pertama

IMG_20260202_080300.jpg
Prosesi pemakaman jenazah almarhum Praka Marinir Hamid Dwi Ismail di Bandar Lampung. (Dok. IDN Times).
Intinya sih...
  • Sosok menantu yang berbakti - Praka Mar Hamid Dwi Ismail dikenang sebagai anak yang berbakti dan penyayang oleh keluarga besar, terutama sang mertua Yulianti.
  • Meninggalkan Istri sedang hamil anak pertama - Praka Hamid baru menikah selama 11 bulan dan harus pergi meninggalkan istri yang tengah mengandung anak pertama mereka.
  • Pesan WA terakhir kepada istri - Pesan singkat via WA menjadi kabar terakhir sebelum Praka Hamid dinyatakan hilang dalam bencana. Total enam prajurit asal Lampung gugur dalam musibah tersebut.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandar Lampung, IDN Times - Isak tangis menyelimuti prosesi pemakaman Praka Marinir Hamid Dwi Ismail, prajurit Batalyon 9 Beruang Hitam Brigif 4 Mar/BS Lampung menjadi korban musibah tanah longsor di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat.

Jenazah almarhum dimakamkan dengan upacara kedinasan militer di TPU Kelurahan Way Dadi Baru, Kecamatan Sukarame, Kota Bandar Lampung, Minggu (1/2/2026).

Prajurit Marinir gugur saat menjalani latihan pra-tugas ini mendapatkan penghormatan terakhir melalui tembakan salvo oleh rekan-rekan kesatuannya sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi kepada negara.

1. ​Sosok menantu yang berbakti​

IMG_20260202_080244.jpg
Prosesi pemakaman jenazah almarhum Praka Marinir Hamid Dwi Ismail di Bandar Lampung. (Dok. IDN Times).

Kesedihan mendalam tampak jelas di wajah keluarga, terutama sang mertua, Yulianti. Di mata keluarga, almarhum bukan sekadar menantu, melainkan sosok anak luar biasa baik dan penyayang.

Tak heran, keluarga besar almarhum mengungkapkan rasa kehilangan dan kesedihan amat mendalam atas kepergian Praka Mar Hamid Dwi Ismail.

​"Orangnya sangat baik, sangat penyayang. Pokoknya dia anak yang berbakti, anak yang benar-benar luar biasa," kenangnya dengan mata berkaca-kaca.

2. ​Meninggalkan Istri sedang hamil anak pertama​

IMG_20260202_080320.jpg
Prosesi pemakaman jenazah almarhum Praka Marinir Hamid Dwi Ismail di Bandar Lampung. (Dok. IDN Times).

Peristiwa duka ini terasa kian menyayat hati lantaran Praka Hamid baru membina rumah tangga selama 11 bulan terakhir. Ia harus pergi meninggalkan sang istri Suci kini mengandung anak pertama mereka, dengan usia kandungan memasuki empat bulan.

​"Baru 11 bulan menikah. Sehari sebelumnya (peristiwa longsor) sempat WA, (almarhum Hamid) bilang kalau besok mau ada acara patroli. Anak saya cuma bilang 'Hati-hati ya Mas', setelah itu tidak ada kontak lagi," ucapnya lirih.

3. Pesan WA terakhir kepada istri

IMG_20260202_080312.jpg
Prosesi pemakaman jenazah almarhum Praka Marinir Hamid Dwi Ismail di Bandar Lampung. (Dok. IDN Times).

Tak disangka, pesan singkat via WA tersebut menjadi kabar terakhir yang dikirimkan oleh almarhum Praka Mar Hamid kepada sang istri sebelum akhirnya dinyatakan hilang dalam bencana tersebut.

Kemudian keluarga baru mendapatkan kepastian mengenai kondisi almarhum, setelah dihubungi oleh komandan kesatuannya yang mengabarkan bahwa Praka Hamid termasuk dalam daftar personel sempat hilang kontak sebelum ditemukan meninggal dunia.

"Habis itu memang tidak ada kontak sama sekali, yang lain pada ditelepon suaminya, anak saya tidak dan ternyata (almarhum Hamid) termasuk korban hilang," imbuh Yulianti dengan suara bergetar.

4. ​Total enam prajurit asal Lampung gugur

IMG_20260202_080345.jpg
Prosesi pemakaman jenazah almarhum Praka Marinir Hamid Dwi Ismail di Bandar Lampung. (Dok. IDN Times).

​Kepergian Praka Hamid menambah daftar panjang duka bagi korps Marinir di Lampung. Selain Hamid, Kopda Marinir Randa Pratama juga telah dimakamkan di Desa Mandah, Lampung Selatan.

Berdasarkan infomasi dihimpun IDN Times, total terdapat enam jenazah prajurit Marinir asal Provinsi Lampung telah ditemukan dan dipulangkan ke kampung halaman masing-masing.

Empat lainnya ialah Praka Muhammad Kori, Serda Sidiq Hariyanto, Pratu Febry Bramantio, dan Praka Ari Kurniawan, telah lebih dulu dimakamkan di berbagai wilayah seperti Bandar Lampung, Lampung Timur, dan Lampung Utara.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Martin Tobing
EditorMartin Tobing
Follow Us

Latest News Lampung

See More

Praka Mar Hamid Gugur di Cisarua, Tinggalkan Istri Hamil Anak Pertama

02 Feb 2026, 08:16 WIBNews