Penimbunan dan Pengolahan Solar Ilegal Terkuak, Ini Kata Pertamina

- Polisi menggerebek tiga gudang di Pesawaran dan menemukan 203.000 liter solar ilegal, mendapat perhatian serius dari Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel.
- Pertamina mendukung penindakan aparat dan memperkuat pengawasan berlapis lewat monitoring lapangan, CCTV SPBU, serta sistem digital QR Code Program Subsidi Tepat.
- Pertamina bersinergi dengan pemerintah daerah dan aparat hukum untuk menjaga distribusi BBM bersubsidi tetap aman serta mengajak masyarakat aktif melapor jika ada penyalahgunaan.
Bandar Lampung, IDN Times - Ungkap kasus penimbunan dan pengolahan Bahan Bakar Minytak (BBM) ilegal skala besar di Kabupaten Pesawaran diatensi Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel. Itu lantaran personel gabungan dari Ditreskrimsus Polda Lampung dan Brimob menggerebek tiga lokasi gudang di Desa Sukajaya Lempasing, Kecamatan Teluk Pandan, Rabu (8/4/2026).
Dari penggerebekan tersebut ditemukan total 203.000 liter solar ilegal.
1. Langkah penting menjaga distribusi BBM bersubsidi tetap tepat sasaran

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap langkah tegas aparat Polda Lampung mengungkap dugaan penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi di wilayah tersebut.
“Penindakan ini menjadi langkah penting untuk menjaga agar distribusi BBM bersubsidi tetap tepat sasaran. Pertamina Patra Niaga juga terus memperkuat pengawasan dan pembinaan kepada seluruh lembaga penyalur agar menjalankan operasional sesuai ketentuan,” ujarnya, Jumat (10/4/2026).
2. Pengawasan dilakukan secara berlapis

Sebagai bagian dari komitmen tersebut, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel secara konsisten menginstruksikan seluruh lembaga penyalur untuk menyalurkan BBM bersubsidi sesuai regulasi yang berlaku serta memperkuat sistem pengawasan di lapangan.
Pengawasan dilakukan secara berlapis melalui monitoring langsung di lapangan maupun pemanfaatan CCTV di SPBU. Selain itu, Pertamina juga menerapkan sistem digital melalui QR Code Program Subsidi Tepat untuk memastikan penyaluran lebih transparan dan tepat sasaran.
3. Ajak seluruh pihak aktif awasi BBM bersubsidi

Dalam menjalankan tugas tersebut, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel juga terus memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan. Termasuk pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan instansi terkait lainnya, guna memastikan distribusi BBM bersubsidi berjalan lancar, aman, dan tepat sasaran.
Apabila terbukti terdapat pelanggaran oleh lembaga penyalur, Pertamina tidak segan memberikan sanksi tegas sesuai ketentuan yang berlaku. Pertamina juga mengajak seluruh pihak untuk turut berperan aktif dalam mengawasi distribusi BBM bersubsidi. Masyarakat dapat melaporkan apabila menemukan indikasi penyalahgunaan melalui Pertamina Contact Center 135 atau aparat penegak hukum.

















