Penembak Suaminya Dibekuk, Istri Bripka Arya: Nyawa Dibayar Nyawa

- Istri Bripka Arya, Yovita Tri Gusti, merasa lega dan berterima kasih setelah pelaku penembakan suaminya berhasil ditangkap oleh tim gabungan Polda Lampung.
- Penangkapan pelaku terjadi tepat tujuh hari setelah kematian Bripka Arya, menjadi momen emosional bagi keluarga yang merasa almarhum seolah turut mengiringi proses pengungkapan kasus.
- Yovita mengaku terharu atas perhatian banyak pihak serta menerima hadiah umrah, yang merupakan impian bersama almarhum semasa hidupnya.
Bandar Lampung, IDN Times - Istri Bripka (Anumerta) Arya Supena, Yovita Tri Gusti mengaku lega dan bersyukur pascapara pelaku penembakan terhadap suaminya berhasil ditangkap personel gabungan Polda Lampung.
Yovita menyampaikan rasa terima kasih kepada jajaran polisi, khususnya Tim Tekab 308 dan Intelkam dinilai bergerak cepat mengungkap kasus tersebut.
“Terungkapnya ini ya saya sangat senang ya, maksudnya udah tuntaslah kejahatan ini kan ya. Ya saya ingin memang nyawa dibayar nyawa tadi. Saya terima kasih sebesar-besarnya,” ujarnya dengan suara sendu, Sabtu (16/5/2026).
1. Almarhum ikut mengiringi pengungkapan kasus

Yovita menyebutkan, penangkapan para pelaku tepat tujuh hari setelah meninggalnya sang suami menjadi momen amat emosional bagi keluarga. Selama proses pencarian pelaku, ia menceritakan banyak pihak menghubungi dan mengaku merasakan seolah almarhum Arya ikut “mengiringi” proses pengungkapan kasus tersebut.
“Ada juga yang DM, WA, ngomong mereka ngerasa almarhum itu ngiringin. Kerasa banget katanya, almarhum itu ngiringin," ucapnya.
Di mata keluarga, almarhum dikenal sebagai sosok baik dan selalu mempermudah urusan orang lain semasa hidupnya. “Karena memang dia itu selalu enggak mau nyusahin orang. Selalu mempermudah orang,” lanjut dia.
2. Alami kejadian sulit diungkapkan

Yovita bahkan mengaku sempat mengalami kejadian yang menurutnya sulit dijelaskan saat mengurus administrasi pascakematian sang suami.
Pasalnya, ia sempat kesulitan mencari buku nikah yang memang disimpan oleh sang suami untuk keperluan administrasi. Namun setelah berdoa, ia langsung menemukan dokumen tersebut di tas milik almarhum.
“Aku sampai bilang, ‘Ya Allah, di mana yah buku nikah kita?’ Tiba-tiba aku langsung menuju tas dia dan langsung ketemu. Padahal perasaan aku sebelumnya gak ada,” lirihnya.
3. Keluarga terharu dapat perhatian banyak pihak

Yovita turut mengungkap rasa haru atas perhatian berbagai pihak kepada keluarganya sejak sang suami gugur dalam tugas. Ia menyebut, banyak pejabat daerah hingga tokoh masyarakat datang memberikan dukungan moril kepada keluarga.
Bahkan, ia mengaku mendapat hadiah umrah yang disebut merupakan impian dirinya bersama almarhum Bripka Arya semasa hidup.
“Saya juga sampai dikasih umrah. Saya bilang, ‘Ya Allah, ini kan impian kita. Mudah-mudahan segala kebaikan almarhum semasa hidup menjadi amal yang terus dikenang dan membawa keberkahan bagi keluarga," imbuhnya.

















