Kapolda Lampung: Tembak di Tempat Para Pelaku Begal!

- Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf memerintahkan jajarannya menembak di tempat pelaku begal dan curanmor akibat meningkatnya kejahatan jalanan yang menewaskan anggota Polri.
- Helfi menegaskan tindakan tegas diperlukan karena pelaku sering membawa senjata api atau tajam serta banyak yang beraksi di bawah pengaruh narkoba, membahayakan masyarakat dan petugas.
- Polda Lampung akan meningkatkan patroli, razia, dan langkah preventif untuk menekan kriminalitas serta memastikan rasa aman masyarakat tetap terjaga di seluruh wilayah hukum Lampung.
Bandar Lampung, IDN Times - Kapolda Lampung, Irjen Helfi Assegaf menginstruksikan seluruh jajaran di wilayah hukumnya bertindak tegas terhadap pelaku begal dan pencurian kendaraan bermotor (Curanmor).
Instruksi kapolda tersebut disampaikan menyusul maraknya aksi kejahatan jalanan di Lampung. Termasuk kasus curanmor yang telah menewaskan korban anggota Polri, Bripka (Anumerta) Arya Supena.
“Saya perintahkan seluruh jajaran, untuk tembak di tempat kepada pelaku begal. Tidak ada toleransi,” tegas Helfi, Sabtu (16/5/2026).
1. Pelaku kerap membawa senjata saat beraksi

Helfi menyampaikan, tidak ada ruang bagi pelaku kriminal jalanan di Provinsi Lampung. Maka dari itu, ia meminta anggota di lapangan mengambil tindakan tegas dan terukur apabila pelaku membahayakan masyarakat maupun aparat penegak hukum.
Menurutnya, tindakan tegas tersebut dilakukan bukan tanpa alasan. Sebab, para pelaku begal maupun curanmor disebut kerap membawa senjata api ataupun senjata tajam saat beraksi.
Kondisi itu dinilai sangat membahayakan keselamatan masyarakat dan petugas yang melakukan penindakan di lapangan.
“Mereka pasti bersenjata api maupun senjata tajam yang sangat membahayakan masyarakat. Ini jelas sangat membahayakan," ucapnya.
2. Kapolda singgung pengaruh narkoba

Helfi juga menyoroti banyaknya pelaku kriminal jalanan diduga berada di bawah pengaruh narkoba saat melakukan aksi kejahatan. Alhasil, kondisi tersebut membuat pelaku semakin nekat dan berpotensi melukai korbannya.
“Apalagi mereka para pecandu narkoba. Efeknya besar, kecenderungan akan melukai korbannya,” ucap dia.
3. Patroli dan razia bakal ditingkatkan

Sejalan dengan perintah tersebut, Helfi menambahkan, Polda Lampung bersama jajaran polres akan terus meningkatkan patroli, razia, hingga langkah preventif lainnya guna menekan angka kriminalitas jalanan, khususnya aksi begal dan curanmor.
Selain itu, ia juga memastikan petugas akan terus hadir memberikan rasa aman kepada masyarakat dan tidak memberi ruang bagi para pelaku kejahatan di wilayah hukum Lampung.
“Masyarakat harus merasa aman, Kamtibmas akan selalu menjadi prioritas Polri. Negara tidak boleh kalah dengan pelaku kejahatan,” tegas kapolda.



















