Pemudik Keluhkan Lampu Jalan, Gubernur Lampung: Besok Diperbaiki

- Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menanggapi keluhan pemudik soal minimnya penerangan di ruas jalan lintas Sumatra dan mengakui masalah lampu mati sering terjadi tiap musim mudik.
- Pemerintah provinsi berkoordinasi dengan BPJN Lampung untuk memperbaiki lampu jalan serta fokus menambal lubang di jalur utama, sementara perbaikan dijadwalkan segera dilakukan oleh kabupaten dan kota.
- Pemprov Lampung bersama Polri menyiapkan 74 posko kesehatan, termasuk fasilitas mini ICU, guna menjaga keselamatan dan kenyamanan pemudik selama arus mudik Lebaran 2026.
Lampung Selatan, IDN Times - Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausalmerespons keluhan para pemudik terkait minimnya penerangan di sejumlah ruas jalan lintas Sumatra selama arus mudik Lebaran 2026.
Mirza, sapaan akrabnya, mengakui persoalan lampu jalan yang mati di sejumlah titik memang menjadi keluhan kerap muncul setiap tahun, khususnya di ruas jalan nasional menjadi kewenangan pemerintah pusat.
“Banyak keluhan dari masyarakat, terutama di jalan-jalan nasional, lampu jalan mati di sana-sini belum diganti. Tapi memang sudah beberapa kali diganti, laporannya juga sering hilang,” ujarnya dimintai keterangan, Senin (16/3/2026) malam.
1. Minta BPJN segera perbaiki penerangan

Mirza menjelaskan, pemerintah provinsi telah berkoordinasi dengan pihak Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Lampung, untuk segera melakukan perbaikan terhadap fasilitas penerangan jalan tersebut.
“Kami sudah informasikan ke balai untuk segera di-support,” katanya.
Selain penerangan, gubernur juga mengakui masih terdapat kekurangan pada fasilitas marka jalan di sejumlah jalur-jalur dilintasi pemudik. Namun saat ini, penanganan difokuskan pada perbaikan jalan berlubang. “Kalau marka jalan memang masih belum. Saat ini balai sedang fokus penambalan lubang di sepanjang jalan lintas,” lanjut dia.
2. Klaim perbaikan waktu dekat

Terkait kewenangan, Mirza menegaskan perbaikan infrastruktur jalan bergantung pada status jalan tersebut. Untuk jalan nasional menjadi tanggung jawab balai, sementara jalan provinsi dan kabupaten ditangani pemerintah daerah masing-masing.
Seiring keluhan tersebut, ia memastikan perbaikan infrastruktur lampu jalan akan segera direalisasikan dalam waktu dekat. “Lampu besok diperbaiki oleh kabupaten/kota,” tegasnya.
3. Siagakan posko kesehatan

Dalam upaya mendukung keselamatan pemudik, Mirza menambahkan, Pemprov Lampung juga telah berkoordinasi dengan Polri dan stakeholder terkait, untuk membentuk satuan tugas (satgas) bersama serta mendirikan sejumlah posko pelayanan.
Menurutnya, sebanyak 74 posko kesehatan telah disiagakan di seluruh wilayah Provinsi Lampung, termasuk 14 posko di Kabupaten Lampung Selatan. Bahkan, fasilitas mini ICU juga disiapkan untuk mengantisipasi kondisi darurat selama periode mudik.
"Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pemudik, khususnya saat melintasi jalur-jalur yang selama ini dikeluhkan minim penerangan," imbuhnya.
















