Bandar Lampung, IDN Times — Aktivitas Gunung Anak Krakatau (GAK) di perairan Selat Sunda mulai menurun dibandingkan tiga hari sebelumnya.
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengatakan, kondisi tersebut diketahui setelah dirinya bersama TNI AL, BPBD, Basarnas, Itera dan instansi terkait memantau langsung dari udara menggunakan helikopter TNI AU 451, Rabu (9/9/2026).
Pemantauan dilakukan dari wilayah pesisir hingga sekitar 1,2 mil laut dari Gunung Anak Krakatau.
"Gunung Anak Krakatau hari ini masih erupsi dan statusnya di Level III (Siaga). Namun, secara visual aktivitasnya mulai menurun dibandingkan tiga hari sebelumnya," kata Mirzani dalam konferensi pers.
Menurutnya, frekuensi dan intensitas gempa yang berkaitan dengan aktivitas GAK juga telah berkurang. Interval kemunculannya semakin lebar dan secara visual material erupsi yang terlihat juga relatif lebih sedikit. "Kini sekarang sudah tinggal asap putih," ujarnya.
