Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

PJJ di Balam Diperpanjang, Sekolah Diminta Bersihkan Abu Vulkanik

Bandar Lampung
PJJ di Balam Diperpanjang, Sekolah Diminta Bersihkan Abu Vulkanik
Ilustrasi sekolah online. (Pexels.com/Katerina Holmes)
  • Pemkot Bandar Lampung memperpanjang pembelajaran jarak jauh bagi seluruh siswa hingga Kamis, 10 September 2026, akibat aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau dan sebaran abu vulkanik.
  • Selama PJJ, siswa belajar dari rumah, sementara guru dan tenaga kependidikan tetap hadir untuk menjalankan tugas serta memastikan sekolah dibersihkan dari abu vulkanik.
  • Wali Kota Eva Dwiana meminta siswa memakai masker N95 atau medis saat tatap muka kembali dimulai; pemerintah terus memantau aktivitas gunung dan sebaran abu.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Bandar Lampung, IDN Times — Pemerintah Kota Bandar Lampung memperpanjang pembelajaran jarak jauh (PJJ) bagi seluruh siswa hingga Kamis, 10 September 2026. Kebijakan ini dilakukan karena masih ada aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) dan sebaran abu vulkanik yang berdampak ke wilayah Bandar Lampung.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bandar Lampung, M. Nur Ramdhan, mengatakan keputusan tersebut merupakan instruksi langsung Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana.

"Kami baru saja menerima instruksi terbaru dari Bunda Eva. Pembelajaran secara daring bagi seluruh siswa diperpanjang hingga tanggal 10 September 2026 sambil terus memantau dan mengevaluasi perkembangan situasi di lapangan," katanya, Rabu (9/9/2026).

  1. 1. Guru dan tenaga kependidikan tetap masuk sekolah

    Pexels.com
    Ilustrasi sekolah. (Pexels.com/Max Fischer)

    Ramdhan menyampaikan, selama PJJ berlangsung, siswa mengikuti kegiatan belajar mengajar dari rumah. Namun, kondisi tersebut tidak berlaku bagi guru dan tenaga kependidikan (tendik).

    "Guru dan tendik tetap diwajibkan hadir di sekolah untuk menjalankan tugas masing-masing. Kita minta memanfaatkan masa PJJ untuk memastikan lingkungan sekolah terbebas dari abu vulkanik," ujarnya.

  2. 2. Sekolah diminta bersihkan abu vulkanik

    Petugas Damkarmat Bandar Lampung saat membersihkan Abu Vulkanik di Sekolah.
    Petugas Damkarmat Bandar Lampung saat membersihkan Abu Vulkanik di Sekolah. (Dok. Damkarmat Bandar Lampung)

    Disdikbud Bandar Lampung menginstruksikan penjaga sekolah dan petugas kebersihan untuk membersihkan abu vulkanik yang menempel di lingkungan sekolah.

    Pembersihan dilakukan sebagai langkah antisipasi sebelum pembelajaran tatap muka kembali diberlakukan.

    "Kami menginstruksikan pihak sekolah untuk mengerahkan penjaga dan petugas kebersihan guna membersihkan seluruh area sekolah dari sisa abu vulkanik dari aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau," jelas Ramdhan.

    Menurutnya, kondisi sekolah harus dipastikan bersih dan aman sehingga siap digunakan ketika kegiatan belajar tatap muka kembali dibuka.

  3. 3. Siswa diminta tetap gunakan masker

    siswa mengenakan masker
    Ilustrasi siswa menggunakan masker. (Pexels.com/Agung Pandit Wiguna)

    Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana mengatakan perlindungan kesehatan siswa menjadi salah satu pertimbangan utama dalam kebijakan tersebut.

    Ia mengingatkan siswa untuk tetap menggunakan masker ketika nantinya pembelajaran tatap muka kembali dimulai, terutama saat kondisi lingkungan masih berpotensi terpapar abu vulkanik.

    “Keselamatan anak-anak adalah prioritas utama. Kami mengimbau para siswa untuk wajib menggunakan masker, diutamakan jenis N95 atau masker medis, guna mencegah iritasi serta risiko infeksi saluran pernapasan akut (ISPA),” ujar Eva.

    Pemkot Bandar Lampung bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait juga terus memantau perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau dan kondisi sebaran abu vulkanik.

    Masyarakat dan orang tua siswa diminta tetap tenang serta mengikuti informasi terbaru melalui saluran resmi pemerintah.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More