Bandar Lampung, IDN Times - Kepala Biro Perencanaan dan Humas (Kabiro Humas) Unila Budi Sutomo disebut sempat mematok mahar kelulusan mahasiswa titipan Fakultas Kedokteran jalur SMMPTN (mandiri) 2022 sebesar Rp300 juta.
Harga tinggi menjadi mahasiswa Kedokteran Unila itu disampaikan salah satu orang tua penitip, Aneta saat menjadi saksi perkara PMB Unila di PN Tipikor Tanjungkarang, Kamis (16/2/2023).
Alhasil, kesepakatan nominal uang mahar dibalut kata 'infak' itu ditawar oleh Aneta dan disepakati Budi Sutomo, atas dasar perintah sang profesor diduga merupakan eks Rektor Unila Karomani.
