Awasi Warga Buang Sampah Sembarang, Pemkot Pasang CCTV Seribu Wajah

- Pemkot Bandar Lampung menyiapkan sekitar 1.000 CCTV di titik rawan pembuangan sampah, termasuk aliran sungai dan kawasan pesisir, untuk memperketat pengawasan.
- Wali Kota Eva Dwiana menekankan sampah yang dibuang sembarangan dapat mengganggu aliran air dan meningkatkan risiko banjir saat hujan.
- Pemkot juga mengawasi pengurukan serta pengerukan bukit, dan akan menindak aktivitas melanggar aturan yang berpotensi merusak lingkungan atau berdampak bagi warga.
Bandar Lampung, IDN Times – Pemerintah Kota Bandar Lampung bakal memperketat pengawasan terhadap warga yang masih membuang sampah sembarangan, terutama di kawasan aliran sungai dan pesisir.
Langkah itu dilakukan dengan menyiapkan pemasangan kamera pengawas atau CCTV di sejumlah titik yang dinilai rawan menjadi lokasi pembuangan sampah.
Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana bahkan menyebut jumlah CCTV yang disiapkan mencapai sekitar 1.000 titik. Program tersebut disebutnya sebagai CCTV seribu wajah.
"CCTV seribu wajah itu nanti kita pasang," ujar Eva diwawancarai awak media seusai membagikan bendera kepada pengguna jalan, Selasa (11/8/2026).
1. CCTV diarahkan ke titik rawan pembuangan sampah

Sampah di sungai Pasar Pasir Gintung. (IDN Times/istimewa) Eva mengatakan, pemasangan CCTV ditujukan untuk memperkuat pengawasan terhadap perilaku masyarakat yang masih membuang sampah ke kali maupun lokasi lainnya.
Menurutnya, kebiasaan membuang sampah sembarangan dapat mengganggu aliran air. Jika dibiarkan, kondisi tersebut berpotensi meningkatkan risiko banjir ketika hujan turun.
"Pemkot Bandar Lampung menargetkan jaringan CCTV yang terpasang nantinya dapat membantu pengawasan terhadap sejumlah wilayah, termasuk aliran sungai hingga kawasan pesisir, dapat dilakukan secara lebih maksimal," ujar wali kota.
2. Warga diminta ikut cegah banjir

Banjir yang terjadi di Kecamatan Panjang Bandar Lampung. (IDN Times/Muhaimin) Eva menegaskan, persoalan sampah bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Masyarakat juga memiliki peran penting dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Ia meminta warga tidak lagi membuang sampah ke kali maupun tempat lain yang dapat mengganggu lingkungan. "Jangan buang sampah ke kali. Kita sama-sama menjaga lingkungan," tegasnya.
3. Pengurukan dan pengerukan bukit ikut diawasi

Walikota Bandar Lampung, Eva Diana. (IDN Times/Muhaimin) Selain persoalan sampah, Pemkot Bandar Lampung juga menyoroti aktivitas pengurukan maupun pengerukan bukit yang berpotensi menimbulkan kerusakan lingkungan.
"Kami akan mengambil tindakan terhadap aktivitas yang dinilai melanggar aturan dan berpotensi memberikan dampak terhadap masyarakat," ucap Eva.
Eva berharap, penguatan pengawasan melalui CCTV dan pemantauan aktivitas lingkungan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkot Bandar Lampung mencegah potensi bencana sekaligus meningkatkan kesadaran warga menjaga lingkungan.





















