Diduga Depresi, Damkarmat Balam Selamatkan Wanita Terjebur Sumur

- Wanita 50 tahun terjebur sumur dalam kondisi depresi dan halusinasi
- Warga curiga saat hendak menyalakan lampu rumah kosong
- Evakuasi korban berlangsung hampir satu jam dan mendapatkan penanganan awal
Bandar Lampung, IDN Times – Seorang perempuan berusia 50 tahun terjebur ke dalam sumur sedalam sekitar 10 meter di Kelurahan Segala Mider, Kecamatan Tanjung Karang Barat, Kota Bandar Lampung, Minggu (1/2/2026) malam.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Bandar Lampung Anthoni Irawan, mengatakan laporan kejadian diterima petugas sekitar pukul 18.37 WIB.
Menurutnya, korban terjatuh ke dalam sumur yang berada di rumah tetangga yang sedang dalam kondisi kosong.
“Korban berada di dalam sumur dengan kedalaman kurang lebih 10 meter. Lokasi cukup sempit sehingga proses evakuasi dilakukan menggunakan peralatan vertical rescue,” kata Anthoni, Senin (2/1/2026).
1. Diduga alami depresi dan halusinasi

Anthoni mengatakan, berdasarkan keterangan warga dan keluarga, korban diduga mengalami depresi dan kejadian serupa sudah pernah terjadi sebelumnya.
“Korban diduga mengalami depresi. Saat kejadian, korban berjalan ke arah rumah kosong karena mendengar panggilan halusinasi, kemudian membuka penutup sumur dari asbes dan menjatuhkan diri,” jelasnya.
2. Warga curiga saat hendak menyalakan lampu

Kejadian tersebut diketahui warga sekitar saat hendak menyalakan lampu rumah. Warga kemudian menyadari adanya kejadian darurat dan segera melapor ke petugas.
"Kita menurunkan tujuh personel Regu Rescue B dikerahkan lengkap dengan helm, senter, sarung tangan, P3K, serta satu set alat vertical rescue," jelas Anthoni.
3. Evakuasi hampir satu jam

Anthoni menambahkan, proses evakuasi berlangsung hampir satu jam dan dinyatakan selesai sekitar pukul 19.55 WIB.
“Alhamdulillah korban berhasil dievakuasi dengan selamat dan langsung mendapatkan penanganan awal,” ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi lingkungan sekitar, terutama bagi warga yang memiliki riwayat gangguan kesehatan mental, agar kejadian serupa tidak terulang.


















