Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Menolak Masak Ayam untuk Sahur, Suami di Pesawaran Tega Bunuh Istri

Menolak Masak Ayam untuk Sahur, Suami di Pesawaran Tega Bunuh Istri
Ilustrasi korban (IDN Times/ Mardya Shakti)
Share Article

Pesawaran, IDN Times - Seorang suami di Kabupaten Pesawaran tega membacok hingga membunuh sang istri. Itu usai korban menolak diminta pelaku memasak ayam untuk disantap saat makan sahur, Senin (17/4/2023) sekira pukul 01.00 WIB.

Pelaku Ardiansyah (32) membunuh sang istri Endang Suwarsih (29). Keduanya warga Desa Trirahayu, Kecamatan Negeri Katon Kabupaten Pesawaran, Lampung.

"Betul, akibat kejadian tersebut korban Endang mengalami luka bacok pada bagian dahi tengah, lengan kiri, dan kepala bagian belakang, hingga mengakibatkan korban meninggal dunia," ujar Kapolres Pesawaran, AKBP Pratomo Widodo saat dimintai keterangan, Selasa (18/4/2023)

1. Istri sekaligus korban menolak memasak ayam karena letih

Ilustrasi ayam goreng bumbu kuning (instagram.com/dellasuzura)
Ilustrasi ayam goreng bumbu kuning (instagram.com/dellasuzura)

Pratomo menjelaskan, peristiwa pembunuhan keji tersebut bermula saat pelaku Ardiansyah menyembelih seekor ayam dan meminta kepada istri sekaligus korbannya Endang, untuk dimasak agar disantap makan sahur.

Alih-alih memenuhi permintaan sang suami, sontak korban Endang menolak dengan alasan letih. Alhasil, pelaku emosi dan marah seraya keluar rumah lewat pintu belakang rumah sambil membacok-bacok pohon pepaya menggunakan sebilah golok.

"Melihat keadaan itu, lantas ibu pelaku Aminah langsung memasakkan ayam yang diminta pelaku," ungkap kapolres.

2. Bacok korban berkali-kali menggunakan golok

Ilustrasi (IDN Times/Sukma Shakti)
Ilustrasi (IDN Times/Sukma Shakti)

Setalah lauk ayam diminta tersangka matang, Pratomo melanjutkan, korban menawarkan suaminya untuk segera makan, tetapi hal itu ditolak Ardiansyah diiringi perkataan 'kamu bohong tadi kamu gak mau masak, tapi sekarang kamu nyuruh makan' kepada istrinya.

Tak percaya kepada istrinya tersebut, korban menjawab 'sumpah saya tidak bohong, kalau tidak percaya tanya sama ibu (Aminah)'. Lalu korban keluar ke depan rumah dan pelaku mengejarnya sambil membawa sebilah golok.

"Nah setibanya di halaman rumah, korban langsung dibacokan berkali-kali oleh suaminya menggunakan sajam jenis golok yang diselipkan di pinggang hingga mengakibatkan korban meninggal dunia," imbuh Pratomo.

3. Pelaku dikatakan pemegang kartu kuning RSJ Provinsi Lampung

Penampakan Gedung Utama RSJ Provinsi Lampung, Kabupaten Pesawaran. (Dok. RSJ Lampung)
Penampakan Gedung Utama RSJ Provinsi Lampung, Kabupaten Pesawaran. (Dok. RSJ Lampung)

Diungkapkan Pratomo, polisi menerima laporan warga langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan pelaku, serta barang bukti 1 bilah golok bergagang kayu dan baju dikenakan korban saat peristiwa berlangsung.

Kemudian korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung guna dilakukan visum luar. Sementara pelaku Ardiansyah digiring dan diamankan ke Mapolres Pesawaran, untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

"Disampaikan pihak keluarga dan warga, pelaku Ardiansyah ini sebelumnya memang telah mempunyai riwayat sakit gangguan jiwa sejak 2017 dan pemegang kartu kuning RSJ (Rumah Sakit Jiwa) Provinsi Lampung," tandas kapolres.

Share Article
Topics
Editorial Team
Tama Wiguna
Martin Tobing
Tama Wiguna
EditorTama Wiguna

Latest News Lampung

See More

Serukan Kekompakan, DPD PDIP Lampung Sembelih 14 Hewan Kurban

27 Mei 2026, 17:03 WIBNews