Gudang Frozen Food di Bandar Lampung Terbakar, Kerugian Rp600 Juta

- Gudang Prima Food seluas sekitar 1.000 meter persegi di Bandar Lampung terbakar pada 11 Agustus 2026 malam, diduga akibat korsleting listrik yang membuat api cepat membesar.
- Damkarmat mengerahkan 18 mobil pemadam dan sekitar 90 personel; api padam pukul 23.46 WIB setelah menggunakan sekitar 50 tangki air.
- Kebakaran menghanguskan ratusan freezer, peralatan operasional, serta kendaraan dengan kerugian diperkirakan Rp600 juta; tidak ada korban jiwa maupun luka.
Bandar Lampung, IDN Times - Gudang Prima Food di Jalan Slamet Riyadi Raya, Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Bumi Waras, Bandar Lampung, terbakar, Selasa (11/8/2026) malam.
Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 21.09 WIB. Api diduga berasal dari korsleting listrik di dalam gudang hingga kemudian cepat membesar dan menyambar sejumlah barang yang mudah terbakar.
Sekjen Damkarmat Bandar Lampung, Ahmad Husni, mengatakan petugas menerima laporan dari warga sekitar pukul 21.09 WIB. Petugas kemudian langsung mengerahkan armada menuju lokasi.
"Untuk kronologi kita tanya sama orang yang jaga di sini, korsleting listrik. Karena keadaan pabrik yang tertutup, dia melihat api sudah besar," katanya, Rabu (12/8/2026).
1. Kerahkan 18 mobil pemadam

Kebakaran gudang di Bandar Lampung. (Damkarmat Bandar Lampung) Berdasarkan laporan Damkarmat Bandar Lampung, bangunan yang terbakar merupakan gudang Prima Food dengan luas sekitar 1.000 meter persegi.
Gudang tersebut digunakan untuk menyimpan berbagai peralatan dan kebutuhan operasional usaha makanan, termasuk produk dan fasilitas pendingin.
"Sebanyak 18 unit mobil pemadam dikerahkan ke lokasi dan sekitar 90 personel yang kita kerahkan dalam penanganan kebakaran," ujar Husni.
Petugas membutuhkan sekitar 50 tangki air hingga proses pemadaman dinyatakan selesai pada pukul 23.46 WIB.
2. Ratusan freezer hingga kendaraan ikut terbakar

Kebakaran gudang di Bandar Lampung. (Damkarmat Bandar Lampung) Husni mengungkapkan, kebakaran menghanguskan sejumlah peralatan di dalam gudang. Di antaranya sekitar 200 unit kulkas freezer, 40 unit showcase, 15 unit AC, empat komputer, satu laptop, empat CPU, 20 printer struk, 50 mesin EDC, serta dua kontainer pendingin.
Selain itu, satu mobil Grand Max, satu sepeda motor Honda Revo, dan satu sepeda motor Yamaha Mio juga ikut terbakar.
"Kerugian akibat kebakaran itu kita perkirakan mencapai sekitar 600 juta. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka juga dalam kejadian ini," ungkapnya.
3. Damkarmat ingatkan warga soal potensi kebakaran

Sekjen Damkarmat Bandar Lampung, Ahmad Husni. (IDN Times/Muhaimin) Husni mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan, terutama karena Bandar Lampung mulai memasuki musim panas. Ia meminta warga tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran, seperti membakar sampah sembarangan.
"Kita selalu mengimbau kepada warga masyarakat Bandar Lampung khususnya karena kita memasuki musim panas, jangan kita melakukan aktivitas seperti membakar sampah dan lain sebagainya," ujarnya.
Masyarakat juga diminta memastikan kondisi kompor dan instalasi listrik sebelum meninggalkan rumah maupun tempat usaha. "Kita juga mengimbau kepada masyarakat untuk senantiasa mengecek kompor dan mengecek kelistrikan ketika hendak ditinggal," tambahnya.





















