Lampung Masuk 10 Besar Provinsi Paling Banyak Dilanda Cuaca Ekstrem

- 24 kejadian cuaca ekstrem melanda Provinsi Lampung selama Januari-Desember 2024
- Berdasarkan data Geoportal Data Bencana Indonesia, terdapat 461 kejadian bencana cuaca ekstrem di dalam negeri sepanjang 2024
- Cuaca ekstrem paling banyak terjadi di provinsi-provinsi Pulau Jawa, yakni Jawa Barat, Jawa Timur dan Jawa Tengah
Bandar Lampung, IDN Times - Sebanyak 24 kejadian cuaca ekstrem melanda Provinsi Lampung selama Januari-Desember 2024. Jumlah ini menempatkan Lampung posisi 6 pada 10 besar provinsi paling banyak dilanda cuaca ekstrem.
Berdasarkan data Geoportal Data Bencana Indonesia, terdapat 461 kejadian bencana cuaca ekstrem di dalam negeri sepanjang 2024. Bencana mayoritas berupa hujan deras disertai angin kencang atau angin puting beliung hingga mengakibatkan pohon tumbang dan merusak bangunan.
Data ini mencatat 30 provinsi mengalami bencana cuaca ekstrem sepanjang 2024. Cuaca ekstrem paling banyak terjadi di provinsi-provinsi Pulau Jawa, yakni Jawa Barat, Jawa Timur dan Jawa Tengah. Sementara provinsi lain masuk 10 teratas ialah Sulawesi Selatan, Sumatera Utara, Lampung, Aceh, Kepulauan Riau, Nusa Tenggara Barat, dan DI Yogyakarta.
1. Dipicu letak geografis hingga kontur daerah

Terkait catatan data tersebut, Kepala BMKG Stasiun Klimatologi Pesawaran, Indra Purna mengatakan, kondisi cuaca ekstrem terjadi di Lampung kemungkinan terbesar dipengaruhi letak geografis dan kompleksitas kontur daerah.
Selain itu, keberadaan dataran tinggi dan rendah serta dikelilingi oleh daerah-daerah pesisir lautan turut memicu potensi cuaca ekstrem di Provinsi Lampung.
"Imbauan kepada masyarakat untuk tetap mewaspadai potensi bencana meteorologis karena pada bulan ini diprediksi merupakan puncak musim hujan di Lampung," ujarnya dikonfirmasi, Selasa (14/1/2025).
2. Cuaca ekstrem akibat puncak musim hujan terjadi Januari 2025

Lebih lanjut Indra menyebutkan, kondisi cuaca ekstrem semacam ini diperkirakan masih akan berlangsung pada Januari hingga Februari 2025. Itu dikarenakan adanya puncak musim hujan melanda Lampung.
Kondisi tersebut dikatakan berpotensi menghadirkan bencana semisal tanah longsor, banjir bandang, serta hujan lebat disertai angin kencang terutama masyarakat berada di daerah dataran tinggi maupun bantaran sungai.
"Masyarakat yang berada di perkotaan lebih rentan dilanda bencana banjir, dikarenakan kondisi drainase yang kurang baik. Kami imbauan masyarakat tetap waspada," serunya.
3. Prakiraan cuaca di Lampung sepekan ke depan cerah berawan hingga waspada hujan lebat

Berdasarkan data diterima IDN Times, Stasiun Meteorologi Kelas I Radin Inten II Lampung mencatatkan prospek cuaca mingguan pada 13-19 Januari 2025 atau sepekan ke depan berlangsung cerah berawan hingga waspada hujan lebat.
Secara umum, cuaca cerah berawan akan mendominasi, namun tetap waspada potensi hujan lebat yang bisa disertai petir dan angin kencang, terutama pada siang hingga dini hari di sebagian besar wilayah Lampung.
Sementara indeks kenyamanan, tercatat, sebagian besar wilayah Lampung akan terasa kurang nyaman, khususnya pada siang dan sore hari akibat suhu yang cukup tinggi. Namun di wilayah Lampung Barat, ini masih berada dalam kategori cukup nyaman untuk beraktivitas.



















