Komplotan Pencuri Motor Tembak Mati Bripka Arya Supena Ditangkap

- Polisi menangkap Winarno alias Tole, anggota komplotan pencuri motor jaringan Hamli dan Bahroni, di sebuah hotel Lampung Tengah hasil pengembangan kasus penembakan Bripka Arya Supena.
- Komplotan ini beraksi membobol dealer motor dengan mencongkel rolling door pada malam hari dan mencuri kendaraan dari ruang penjualan maupun bengkel servis di berbagai wilayah Lampung.
- Polda Lampung menegaskan terus memburu pelaku lain jaringan Hamli dan Bahroni serta menelusuri barang bukti kejahatan untuk memberantas aksi pencurian yang meresahkan masyarakat.
Bandar Lampung, IDN Times - Polisi kembali menangkap satu anggota komplotan pencurian kendaraan bermotor diduga terlibat jaringan kelompok Hamli dan Bahroni, pelaku kasus penembakan Bripka (Anumerta) Arya Supena.
Pelaku Winarno alias Tole (33), warga Kecamatan Bangun Rejo, Kabupaten Lampung Tengah ini dibekuk tim gabungan Polda Lampung bersama jajaran Polres Lampung Tengah dan Polsek Terbanggi Besar
"Benar, tim gabungan Tekab 308 mengamankan tersangka atas nama Winarno alias Tole yang merupakan bagian dari kelompok Hamli dan Bahroni,” ujar Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Yuni Iswandari Yuyun dikonfirmasi, Senin (18/5/2026).
1. Ditangkap di hotel Lampung Tengah

Yuni mengungkapkan, tersangka Winarno dibekuk di hotel Lampung Tengah, Minggu (17/5/2026) sekitar pukul 16.23 WIB. Penangkapan tersebut merupakan hasil pengembangan penyelidikan intensif yang dilakukan tim gabungan.
Dari hasil pemeriksaan sementara, pelaku Winarno mengakui telah melakukan aksi pencurian sepeda motor di sejumlah dealer kendaraan roda dua di berbagai wilayah Provinsi Lampung.
“Pelaku mengaku terlibat pencurian di sejumlah dealer motor di wilayah Lampung Tengah, Lampung Selatan, Pesawaran, Pringsewu hingga Kota Metro,” katanya.
2. Komplotan bobol dealer dengan dongkel rolling door

Kelompok tersebut memiliki modus operandi membobol dealer sepeda motor dengan cara mencongkel rolling door pada malam hari. Sebelum akhirnya membawa kabur kendaraan berada di ruang penjualan maupun bengkel servis.
Salah satu aksi komplotan tersebut ialah pencurian di Dealer Kawasaki Yukum Jaya, Kecamatan Terbanggi Besar, Kabupaten Lampung Tengah pada Februari 2026 lalu.
“Dalam aksi itu pelaku berhasil membawa kabur dua unit sepeda motor. Selain menangkap tersangka, kami juga menyita barang bukti berupa dua buah kunci T, celana jeans warna biru, hingga jaket cokelat diduga digunakan saat beraksi," kata Yuni.
3. Polisi buru pelaku lain jaringan Hamli dan Bahroni

Yuni menegaskan, Polda Lampung dan jajaran berkomitmen melakukan tindakan tegas terhadap pelaku kejahatan jalanan dan jaringan pencurian sepeda motor yang selama ini telah meresahkan masyarakat.
“Kami terus melakukan pengembangan guna memburu pelaku lain yang belum tertangkap, termasuk menelusuri barang bukti hasil kejahatan,” tegasnya.
Pelaku Hamli dan Bahroni sebelumnya menjadi perhatian publik setelah terlibat dalam kasus penembakan terhadap Bripka (Anumerta) Arya Supena gugur saat berupaya menggagalkan aksi kejahatan keduanya.
Dalam upaya pengejaran, polisi berhasil meringkus kedua pelaku, Bahroni ditembak petugas lantaran menguasai senjata api hingga memberikan perlawanan aktif kepada tim gabungan.


















