Keamanan Objek Wisata dan Pusat Perbelanjaan Balam Diperketat?

- Polresta Bandar Lampung memperketat pengamanan di objek wisata, pusat perbelanjaan, dan titik keramaian pada H+2 Idul Fitri 2026 untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif.
- Personel ditempatkan di titik rawan dengan patroli kendaraan dan jalan kaki guna mengatur lalu lintas, mencegah kejahatan, serta merespons cepat situasi darurat selama libur Lebaran.
- Polisi menggandeng masyarakat dan petugas keamanan lokal, mengimbau warga tetap waspada, tidak membawa barang berharga berlebihan, serta segera melapor jika menemukan hal mencurigakan.
Bandar Lampung, IDN Times - Polresta Bandar Lampung meningkatkan pengamanan pada H+2 Hari Raya Idul Fitri 2026. Salah satu fokusnya mengintensifkan patroli di sejumlah objek wisata, pusat perbelanjaan, serta titik-titik keramaian di wilayah kota, Minggu (22/3/2026).
Upaya ini dilakukan untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif, sekaligus memberikan rasa nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan yang memanfaatkan momen libur Lebaran.
1. Mobilitas masyarakat meningkat signifikan

Kasi Humas Polresta Bandar Lampung, AKP Agustina Nilawati, mengatakan peningkatan aktivitas masyarakat selama libur Idul Fitri menjadi perhatian khusus jajaran kepolisian.
“Selama libur lebaran, mobilitas masyarakat meningkat signifikan, terutama di lokasi wisata dan pusat keramaian. Oleh karena itu, kami mengintensifkan patroli guna mencegah potensi gangguan kamtibmas,” katanya.
2. Personel ditempatkan secara strategis di sejumlah titik rawan

Nilawati menjelaskan, personel ditempatkan secara strategis di sejumlah titik rawan untuk mengatur arus lalu lintas, memberikan pelayanan kepada masyarakat, serta merespons cepat apabila terjadi situasi darurat.
Menurutnya, pola pengamanan dilakukan dengan melibatkan personel berseragam maupun berpakaian sipil. Petugas berpatroli menggunakan kendaraan patroli roda dua, roda empat, hingga patroli jalan kaki agar seluruh area dapat terjangkau secara maksimal.
“Fokus pengamanan kami meliputi antisipasi kemacetan, aksi pencopetan, parkir liar, serta potensi gangguan ketertiban lainnya di lokasi keramaian,” ujarnya.
3. Imbau masyarakat waspada

Selain itu, Polresta Bandar Lampung juga menggandeng berbagai elemen masyarakat dan petugas keamanan setempat guna memperkuat koordinasi di lapangan.
“Kami juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, tidak membawa barang berharga secara berlebihan, serta segera melaporkan apabila menemukan hal-hal mencurigakan melalui layanan kepolisian 110,” tambahnya.
Selama pelaksanaan patroli, petugas turut membantu masyarakat dengan memberikan informasi, mengatur lalu lintas di sekitar objek wisata, serta memastikan aktivitas masyarakat berjalan tertib.
Masyarakat diharapkan dapat berperan aktif dengan mematuhi aturan serta menjaga ketertiban demi terciptanya suasana liburan yang nyaman bagi semua pihak.


















