Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Kamu Canggung Berolahraga? Yuk Simak Tips Ala Kardiolog

Kamu Canggung Berolahraga? Yuk Simak Tips Ala Kardiolog
dr. Sigit Pratama Iustitia, Sp.JP, FIHA, dokter spesialis jantung dan pembuluh darah di Lampung (youtube.com/sigitpratamaiustitia).
Share Article

Bandar Lampung, IDN Times - Di tengah budaya saat ini relatif bergaya hidup sedenter atau minim bergerak. Penting bagi kita menyisihkan waktu untuk beraktivitas fisik.

Hal tersebut disampaikan oleh dr. Sigit Pratama Iustitia, Sp.JP, FIHA, salah satu kardiolog di Lampung dalam akun media sosial pribadinya @sigitpratamaiustitia.

Orang yang memiliki gaya hidup sedenter akan cenderung merasa canggung dengan aktivitas olahraga. Untuk itu, perlu mengetahui apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan saat melakukannya.

1. Konsisten berolahraga

Ilustrasi berolahraga (Unsplash)
Ilustrasi berolahraga (Unsplash)

Sigit menjelaskan, untuk menghindari cedera, olahraga tentu harus dilakukan dengan benar. “Tips dari saya yang pertama itu, ketika membuat target, harus disesuaikan dengan kemampuan masing-masing,” katanya.

Target yang dibuat misalnya ketika memilih olahraga jogging, untuk permulaan tidak perlu mengambil rute yang terlalu panjang dan yang terpenting adalah menjaga konsistensi berolahraganya.

“Atau memilih bersepeda misalnya, untuk permulaan, 30 menit saya rasa cukup dan itu sudah bisa membakar 298 kalori lho!” Imbuhnya.

2. Lakukan pemanasan dan pendinginan

ilustrasi pemanasan (pexels.com/Nataliya Vaitkevich).
ilustrasi pemanasan (pexels.com/Nataliya Vaitkevich).

Meskipun sepele, dokter spesialis jantung dan pembuluh darah di RSUD Abdul Moeloek ini mewanti-wanti agar pemanasan sebelum berolahraga dan pendinginan setelahnya perlu dilakukan.

“Pemanasan dan pendinginan itu wajib supaya otot ada relaksasi setelah melakukan aktivitas. Kemudian menjaga asupan kalori yang cukup dari makanan yang bergizi seimbang juga tak boleh ketinggalan,” imbuhnya.

Namun, tidak diperbolehkan untuk makan terlalu banyak setelah berolahraga. Sebaiknya konsumsi air mineral untuk menghilangkan dahaga sehabis beraktivitas.

3. Durasi berolahraga

Ilustrasi durasi. (Google.com)
Ilustrasi durasi. (Google.com)

Ia melanjutkan, untuk durasi berolahraga, sebaiknya jarak waktu antar olahraga jangan terlalu dekat.

“Kalau intensitas olahraganya berat, lakukan olahraga dengan selang waktu tiga hari setelah olahraga sebelumnya. Oleh karenanya dilarang berolahraga yang intensitasnya melebihi kemampuan,” ungkapnya.

Kemudian sebaiknya juga tidak melanjutkan kegiatan olahraga jika ada bagian tubuh dirasa nyeri.

4. Keseimbangan dan memiliki kondisi tubuh tertentu

Ilustrasi sakit jantung (samaritannj.org)
Ilustrasi sakit jantung (samaritannj.org)

Menjaga keseimbangan dalam berolahraga juga harus dipikirkan. Misalnya antara penguatan otot dilakukan dua kali seminggu dan aerobik dilakukan tiga sampai lima kali seminggu.

“Sehingga total durasi per minggunya 150 menit, dan pastikan pustur tubuh dalam berolahraga juga harus benar, misalnya tidak boleh membungkuk,” imbuhnya.

Namun, Ia menambahkan, tips tersebut hanya untuk orang yang memiliki kondisi tubuh sehat. Akan ada anjuran berbeda jika kamu memiliki kondisi kesehatan tertentu misalnya memiliki penyakit jantung, riwayat cedera, dan lainnya.

“Oleh karenanya untuk yang memiliki kondisi tubuh tertentu, sebaiknya sebelum berolahraga konsultasikan dulu ke dokter,” tutupnya.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Rohmah Mustaurida
Martin Tobing
Rohmah Mustaurida
EditorRohmah Mustaurida

Latest News Lampung

See More

Momen Jokowi Salat Jumat dan Santap Siang di Rest Area Tol Lampung

26 Jun 2026, 20:58 WIBNews