Idul Adha 2026, Stok Hewan Kurban di Lampung Melimpah?

- Disnakkeswan Lampung memastikan stok hewan kurban 2026 mencapai 163.264 ekor, terdiri dari kambing, sapi, domba, dan kerbau dengan kondisi pasokan aman serta surplus.
- Permintaan hewan kurban diprediksi naik 3–5 persen dibanding tahun lalu, namun pemerintah menjamin ketersediaan tetap mencukupi kebutuhan masyarakat lokal dan luar daerah.
- Pemerintah menyiagakan tim monitoring kesehatan hewan serta membagikan lima tips memilih hewan kurban layak agar ibadah Idul Adha berjalan aman dan higienis.
Bandar Lampung, IDN Times - Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakkeswan) Provinsi Lampung memastikan ketersediaan dan pasokan hewan kurban dalam kondisi aman bahkan melimpah menjelang perayaan Hari Raya Idul Adha 2026/1447 Hijrah.
Berdasarkan data resmi hasil rekapitulasi stok hewan kurban per 30 April 2026, total ketersediaan hewan kurban di Lampung tercatat 163.264 ekor. Jumlah ini terbagi kambing sebanyak 124.538 ekor, sapi (29.231 ekor), domba (8.968 ekor), kerbau (527 ekor).
"Dari data tersebut, ketersediaan hewan kurban sangat siap untuk memenuhi kebutuhan masyarakat lokal hingga pengiriman ke luar daerah hingga sepekan Idul Adha ini," ujar Kepala Disnakkeswan Provinsi Lampung Lili Mawarti, Selasa (19/5/2026).
1. Permintaan diprediksi naik 3-5 persen

Lili menjelaskan, tren antusiasme masyarakat khususnya di Provinsi Lampung untuk menunaikan ibadah kurban pada tahun ini diproyeksikan meningkat
"Kami memprediksi permintaan hewan kurban naik sekitar 3 sampai 5 persen di 2026. Jumlah ini naik jika dibandingkan dengan perayaan tahun lalu," ucapnya.
Meski demikian, Lili meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak perlu mengkhawatirkan potensi kelangkaan hewan ternak. Pasalnya, data ketersediaan dimiliki Provinsi Lampung saat ini masih jauh di atas proyeksi kenaikan permintaan tersebut.
"InsyaAllah, untuk stok sejauh ini masih aman, bahkan surplus," lanjut dia.
2. Siagakan tim monitoring kesehatan hewan

Dari total ketersediaan hewan kurban di Lampung, Lili menyebutkan, komoditas kambing masih mendominasi stok persediaan hewan kurban di Lampung tahun ini, dengan porsi lebih dari 75 persen dari total populasi kurban.
Bukan hanya fokus pada kuantitas pasokan, Pemerintah Provinsi Lampung melalui Disnakkeswan juga menjaga kualitas dan higienitas hewan ternak. Langkah preventif terus dilakukan guna menjamin keamanan konsumsi pangan asal hewan tersebut.
"Tim dari dinas sudah dalam posisi standby di lapangan. Kami memperketat monitoring kesehatan hewan, pelaksanaan vaksinasi, hingga pengawasan jalur distribusi. Ini krusial demi menjamin aspek kelayakan dan keamanan hewan kurban yang beredar," katanya.
3. Tips memilih hewan kurban layak

Dalam menunaikan ibadah kurban berjalan lancar, Disnakkeswan Provinsi Lampung membagikan lima tips penting bagi warga sebelum bertransaksi di lapak penjualan hewan ternak. Mulai dari gerak aktif dengan memastikan hewan lincah, sigap, dan tidak terlihat lemas atau lesu; mata cerah melalui bola mata jernih, terbuka penuh, dan tidak mengeluarkan cairan kotor.
Kemudian makan lahap. Hewan memiliki nafsu makan yang baik dan aktif mengunyah; badan mulus, kulit serta bulu bersih, tidak rontok parah, dan bebas dari luka fisik yang signifikan; dilengkapi SKKH, pastikan pedagang bisa menunjukkan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) resmi dari instansi terkait sebagai bukti sah hewan terbebas dari penyakit.
"Melalui pengawasan ketat dan ketersediaan stok yang sangat melimpah ini, perayaan Idul Adha 2026 di Provinsi Lampung diharapkan dapat berjalan dengan khidmat, aman, dan membawa berkah bagi seluruh lapisan masyarakat," imbuhnya.



















