Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Haji 2026, Kartu Nusuk Jemaah Lampung hingga Batasan 200 Batang Rokok

Haji 2026, Kartu Nusuk Jemaah Lampung hingga Batasan 200 Batang Rokok
ilustrasi haji (picxabay.com/jakman1)
Intinya Sih
  • Kemenhaj Lampung menegaskan Kartu Nusuk kini dibagikan di embarkasi dan wajib untuk akses area ibadah penting, sementara jemaah hanya boleh membawa maksimal 200 batang rokok berpita cukai resmi.
  • Kloter pertama jemaah haji Lampung mulai masuk Asrama Haji Rajabasa pada 25 April 2026 malam, menerima uang living cost 750 riyal serta bantuan tali asih Rp1 juta dari Pemprov Lampung.
  • Sebelum berangkat ke Arab Saudi, jemaah menjalani pemeriksaan X-Ray di Asrama Haji Rajabasa dan transit di Bandara Soekarno-Hatta setelah simulasi keberangkatan dilakukan bersama Angkasa Pura dan Dishub.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Bandar Lampung, IDN Times - Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kanwil Kemenhaj) Lampung membeberkan sejumlah perbedaan persiapan keberangkatan jemaah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi dibanding tahun-tahun.

Kepala Kanwil Kemenhaj Lampung, Ansori F Citra mengatakan, perubahan mencakup berbagai aspek teknis mulai dari pembagian dokumen hingga aturan barang bawaan jemaah. Salah satu perubahan utama terletak pada distribusi Kartu Nusuk, yakni kartu identitas wajib bagi jemaah selama berada di Arab Saudi.

“Kartu Nusuk sekarang diberikan langsung di embarkasi, bukan lagi di Arab Saudi. Ini syarat mutlak untuk masuk ke Raudhah dan tempat suci lainnya,” ujarnya dimintai keterangan, Sabtu (25/4/2026).

1. Area ibadah penting pakai akses kartu Nusuk, maksimal 200 batang rokok

Ilustrasi Rokok
Ilustrasi Rokok (unsplash.com/Haim Charbit)

Ansori melanjutkan, peraturan dari pemerintah Arab Saudi semakin ketat hingga jemaah tanpa kartu tersebut tidak dapat mengakses sejumlah area ibadah penting. Terkait logistik, pihaknya mencatat sebagian besar koper jemaah dari maskapai Garuda Indonesia telah terkirim.

“Koper yang belum terkirim akan diselesaikan sebelum kloter terakhir atau Kloter 31 pada 17–18 Mei,” katanya.

Selain itu, Kemenhaj Lampung juga mengingatkan jemaah pria terkait aturan membawa rokok selama perjalanan ibadah haji. Ia menjelaskan, setiap jemaah hanya diperbolehkan membawa maksimal 200 batang rokok dan wajib memiliki pita cukai resmi.

“Aturan ini sering ditanyakan jemaah. Jumlah rokok dibatasi dan harus legal,” lanjutnya.

2. Terima uang living cost dan tali asih Pemprov Lampung

Pelepasan kloter pertama jemaah haji Lampung 2025. (DOK. Pemprov Lampung).
Pelepasan kloter pertama jemaah haji Lampung 2025. (DOK. Pemprov Lampung).

Kloter pertama jemaah haji Lampung akan dijadwalkan masuk Asrama Haji Rajabasa hari ini 25 April 2026 mulai pukul 19.00 WIB. Saat tiba, bus jemaah akan masuk melalui pintu Islamic Center dan diarahkan menuju Gedung Madinatul Hujjaj untuk konsumsi, serta pemeriksaan kesehatan akhir.

Di asrama haji, jemaah juga akan menerima uang living cost sebesar 750 riyal atau sekitar Rp3,3 juta–Rp3,4 juta. Selain itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung turut memberikan bantuan tali asih sebesar Rp1 juta bagi setiap jemaah.

"Selama berada di Asrama Haji Rajabasa, jemaah akan menempati beberapa gedung, di antaranya Gedung Multazam dan Grand Multazam memiliki sekitar 100 kamar dengan kapasitas empat orang per kamar, dan Jabal Qubis," ucap dia.

3. Di Asrama Haji jalani pemeriksaan X-Ray

Kedatangan 393 jemaah calon haji kelompok terbang (Kloter) 38 JKG asal Kota Bandar Lampung ke Asrama Haji Lampung. (Dok. Kanwil Kemenag Lampung).
Ilustrasi kedatangan jemaah Haji Lampung. (Dok. Kanwil Kemenag Lampung).

Memasuki hari keberangkatan, Ansori menambahkan, jemaah akan menjalani pemeriksaan X-Ray sebelum menuju Bandara Internasional Radin Inten II. Selanjutnya, jemaah diterbangkan menuju Bandara Soekarno-Hatta sebagai titik transit sebelum melanjutkan perjalanan ke Arab Saudi.

Oleh karenanya, ia juga memastikan simulasi perjalanan dari Asrama Haji Rajabasa menuju bandara telah dilakukan bersama dengan sejumlah pihak.

“Kami sudah melakukan simulasi bersama Angkasa Pura dan Dishub untuk menghitung waktu tempuh feeder Damri agar tidak terjadi keterlambatan penerbangan internasional,” imbuhnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Martin Tobing
EditorMartin Tobing
Follow Us

Latest News Lampung

See More