Cari Anak Bermain di Rel, IRT di Lamsel Tewas Ditabrak KA Babaranjang

- Neneng Hasanah (53), warga Desa Muara Putih, Lampung Selatan, tewas tertabrak KA Babaranjang di perlintasan tanpa penjagaan pada Senin sore.
- Korban diduga sedang mencari anak yang bermain di sekitar rel dan tidak menyadari kereta melintas, meski masinis telah membunyikan klakson peringatan.
- Korban sempat dievakuasi ke RS Medika Natar, tetapi meninggal akibat luka-luka; polisi telah mengolah TKP, memeriksa saksi, dan berkoordinasi dengan Polsuska.
Lampung Selatan, IDN Times - Seorang ibu rumah tangga meninggal dunia setelah tertabrak rangkaian Kereta Api Babaranjang di perlintasan kereta api tanpa penjagaan di Desa Muara Putih, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan, Senin (3/8/2026).
Kapolsek Natar, AKP Setio Budi Howo membenarkan ihwal peristiwa tersebut. Korban Neneng Hasanah (53), warga Desa Muara Putih. Peristiwa nahas itu terjadi di perlintasan KM 25/9 jalur menuju Stasiun Rejosari sekitar pukul 16.30 WIB.
"Benar, korban diduga tidak menyadari datangnya kereta saat mencari anaknya yang bermain di sekitar lokasi," ujarnya dikonfirmasi, Selasa (4/8/2026).
1. Korban diduga tak menyadari kereta melintas

Terkait peristiwa tersebut, Budi mengungkapkan, pihaknya menerima laporan dari petugas pengamanan Stasiun Rejosari terkait seorang perempuan yang tertabrak rangkaian KA Babaranjang di perlintasan tanpa penjagaan.
"Petugas langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan dan mengumpulkan keterangan dari para saksi," ucapnya.
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, korban diduga sedang mencari anaknya yang bermain di sekitar lokasi diduga tidak mengetahui kereta akan melintas saat menyeberangi rel. "Masinis telah membunyikan semboyan 35 atau klakson peringatan sebelum kereta melintas. Namun korban diduga tidak mendengar peringatan tersebut, hingga akhirnya tertabrak rangkaian kereta," jelasnya.
2. Korban sempat dibawa ke rumah sakit

Akibat benturan keras, Budi melanjutkan, korban terpental sekitar lima meter dari titik tabrak. Warga berada di sekitar lokasi langsung memberikan pertolongan dan mengevakuasi korban ke RS Medika Natar.
"Korban dinyatakan meninggal dunia setelah tiba di rumah sakit akibat luka yang dideritanya," ungkap dia.
3. Polisi sudah olah TKP

Budi menambahkan, insiden merenggut korban jiwa tersebut tidak menyebabkan kerusakan materiil pada lokomotif maupun rangkaian Kereta Api Babaranjang.
Pascakejadian, polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan sejumlah saksi, serta berkoordinasi dengan Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska) untuk penanganan lebih lanjut.
"Kami mengimbau masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan saat melintasi perlintasan kereta api, terutama di jalur yang tidak dilengkapi palang maupun petugas penjagaan," imbuh Kapolsek.






















