Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Rusak Bertahun-tahun, Warga Way Kanan Pilih Patungan Cor Jalan Mandiri

Kab. Way Kanan
Rusak Bertahun-tahun, Warga Way Kanan Pilih Patungan Cor Jalan Mandiri
Tangkap layar aksi swadaya warga bangun jalan rusak di Desa Karangan, Kecamatan Bumi Agung, Way Kanan. (IDN Times/Istimewa).
Intinya Sih
  • Warga Desa Karangan, Kecamatan Bumi Agung, Way Kanan, bergotong royong mengecor jalan rusak di sekitar menara telekomunikasi dengan mengangkut campuran semen dan material secara mandiri.
  • Perbaikan dilakukan lewat patungan dana dan material warga bersama tokoh adat, pemuda, serta masyarakat, setelah jalan disebut rusak bertahun-tahun dan belum mendapat perbaikan menyeluruh.
  • Jalan tersebut penting untuk akses sekolah, perkebunan, dan penghubung antarwilayah; warga berharap Pemerintah Kabupaten Way Kanan turun tangan melakukan perbaikan permanen.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Way Kanan, IDN Times - Aksi swadaya warga di Kabupaten Way Kanan ramai-ramai bergotong royong memperbaiki jalan rusak kembali beredar di media sosial (Medsos). Kali ini, aktivitas tersebut dilakukan sekelompok masyarakat di Desa Karangan, Kecamatan Bumi Agung.

Dari rekaman diterima IDN Times, video memperlihatkan kegiatan gotong royong warga sedang bekerja bersama-sama melakukan pengecoran atau pembangunan jalan desa di area menara telekomunikasi.

Terlihat, beberapa warga mengangkut adonan semen menggunakan kereta dorong atau angkong dan ember. Tak hanya itu, terdapat mesin molen pemutar semen di pinggir jalan dekat tumpukan karung semen dan material pasir atau kerikil.

1. Warga sibuk angkut campuran semen

IMG_20260804_143722.jpg
Tangkap layar aksi swadaya warga bangun jalan rusak di Desa Karangan, Kecamatan Bumi Agung, Way Kanan. (IDN Times/Istimewa).

Masih dari rekaman video berdurasi 33 detik tersebut, beberapa warga nampak sibuk mencampur semen, sementara yang lain mengangkutnya ke titik lokasi kerja. Bahkan, sejumlah pria terlihat sedang beristirahat di tepi jalan.

Aktivitas tersebut dilakukan warga tepat di atas jalan berbatu atau tanah di kawasan pedesaan dengan pepohonan, pohon kelapa sawit, dan tiang menara listrik tinggi atau menara telekomunikasi.

Di bagian akhir video, perekam mengarahkan kamera ke beberapa pria yang tersenyum dan melambai atau menyapa ke arah kamera dengan suasana yang hangat dan penuh kebersamaan.

2. Galang dana hasil swadaya warga

IMG_20260804_143712.jpg
Tangkap layar aksi swadaya warga bangun jalan rusak di Desa Karangan, Kecamatan Bumi Agung, Way Kanan. (IDN Times/Istimewa).

Terkait aktivitas tersebut, warga Desa Karangan, Bintang mengatakan, kondisi jalan setempat telah rusak selama bertahun-tahun. Menurutnya, perbaikan terakhir dilakukan pada masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan hingga kini tak kunjung ada perbaikan menyeluruh.

“Jalan ini sudah lama rusak. Yang paling sering terdampak adalah ibu-ibu dan anak-anak sekolah karena kondisi jalan yang berlubang dan licin sehingga rawan terjadi kecelakaan,” ucapnya, Selasa (4/8/2026).

Merespons kondisi tersebut, warga bersama tokoh adat, tokoh pemuda, hingga tokoh masyarakat akhirnya berinisiatif melakukan perbaikan menggunakan dana serta material hasil swadaya. "Kami sengaja, karena sampai sekarang belum ada kepastian dari Pemerintah Kabupaten Way Kanan," lanjut dia.

3. Minta pemerintah turun perbaiki permanen

IMG_20260804_143737.jpg
Tangkap layar aksi swadaya warga bangun jalan rusak di Desa Karangan, Kecamatan Bumi Agung, Way Kanan. (IDN Times/Istimewa).

Merujuk kondisi jalan rusak tersebut, Bintang menambahkan, masyarakat sejatinya sudah berulang kali menyampaikan harapan agar jalan tersebut segera diperbaiki, namun hingga kini belum ada respons pasti dalam bentuk pembangunan maupun perbaikan.

Permintaan warga setempat bukan tanpa sebab, pasalnya, akses tersebut merupakan jalan sehari-hari digunakan masyarakat ke sekolah, area perkebunan, hingga jalur utama penghubung antara desa dengan wilayah sekitarnya.

"Mudah-mudah lewat aksi ini pemerintah bisa memberikan perhatian, supaya jalan desa kami diperbaiki secara permanen. Kami juga tetap berusaha memperbaikinya secara perlahan sesuai kemampuan melalui dana swadaya masyarakat,” imbuhnya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More