Diduga Korsleting Listrik, Rumah di Bandar Lampung Terbakar

- Kebakaran terjadi di rumah di Bandar Lampung, diduga akibat korsleting listrik.
- Api pertama kali terlihat di atap lantai dua dan pemadam kebakaran tiba dalam hitungan menit.
- Tim pemadam berhasil memadamkan api dalam waktu sekitar satu setengah jam tanpa korban jiwa, dengan kerugian materil mencapai Rp20 juta.
Bandar Lampung, IDN Times – Sebuah rumah terletak di Jalan Sultan Hasanudin, Kelurahan Teluk Betung, Bandar Lampung terbakar, Rabu (16/10/2024) malam.
Kabid Pemadaman Dinas Damkar Bandar Lampung, Irman Saputra mengatakan dugaan awal terjadinya kebakaran dikarenakan adanya korsleting listrik. "Dugaan awal kebakaran yang melahap rumah ini dipicu oleh korsleting listrik yang ada di lantai dua rumah tersebut. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini," kata Irman.
1. Kronologi kejadian

Irman menyampaikan, berdasarkan keterangan dari penyewa rumah tersebut, api pertama kali terlihat di bagian atap lantai dua. Ia menuturkan, pihaknya menerima laporan kebakaran pada pukul 22.58 WIB.
"Dalam hitungan menit, delapan unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi. Unit pertama tiba di tempat kejadian pada pukul 23.05 WIB," jelasnya.
2. 8 Unit mobil pemadam dikerahkan

Irman mengatakan, tim pemadam terdiri dari 25 personel berhasil memadamkan api dalam waktu sekitar satu setengah jam. Proses pemadaman selesai pukul 00.34 WIB setelah menghabiskan 9 tangki air.
"Kami mengerahkan 8 unit mobil pemadam dari berbagai pos, termasuk dari Mako Tendean dan Pos Siaga di Teluk Betung Utara, Teluk Betung Selatan, Bumi Waras, dan Kedamaian," katanya.
3. Kerugian Rp 20 juta

Ia menambahkan, penyelidikan lebih lanjut mengenai penyebab pasti kebakaran akan dilakukan oleh pihak berwenang. Namun dugaan awal mengarah pada korsleting listrik di atap rumah.
Akibat kejadian ini kerugian materil diperkirakan mencapai Rp20 juta. Irman mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. "Di lantai dua kita lihat sudah bisa dikatakan terbakar semua," beberapa Irman.



















