Didampingi Farhat Abbas, Prof Rudy Resmi Daftar Bacarek Unila

- Prof Rudy resmi mendaftar sebagai bakal calon Rektor Unila periode 2027-2031 pada 28 Agustus 2026, dengan menyerahkan dokumen persyaratan F1 hingga F13.
- Panitia menerima berkas dan menegaskan penjaringan dilakukan transparan serta akuntabel. Prof Rudy, didampingi Elza Syarief dan Farhat Abbas, menyatakan siap mengikuti aturan dan mengedepankan integritas.
- Setelah hampir 24 tahun mengabdi di Unila, Prof Rudy menjadi pendaftar keempat. Pilrek berikutnya memasuki verifikasi administrasi, pengumuman seleksi, pemilihan, penetapan, dan pelantikan.
Bandar Lampung, IDN Times - Prof Rudy, S.H., LL.M., LL.D., resmi mendaftarkan diri sebagai Bakal Calon Rektor (Bacarek) Universitas Lampung (Unila) periode 2027-2031.
Rudy menyerahkan berkas pendaftaran dan persyaratan administrasi ke Panitia Pemilihan Rektor Unila di Sekretariat Pilrek, Gedung Rektorat Unila lantai tiga, Jumat (28/8/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.
Penyerahan berkas tersebut diterima langsung Ketua Panitia Pemilihan Rektor Unila, Prof Dr Muhammad Akib didampingi Ketua Senat Unila Prof Dr Herpratiwi, Koordinator Pendaftaran dan Verifikasi Prof Dr Novita Tresiana serta tim pendukung panitia.
1. Rudy serahkan dokumen F1 hingga F13

Prof Rudy, S.H., LL.M., LL.D., resmi mendaftarkan diri sebagai Bakal Calon Rektor (Bacarek) Unila. (Dok. Unila). Dalam proses pendaftaran, panitia melakukan verifikasi awal terhadap kelengkapan dokumen administrasi diserahkan Rudy. Berkas tersebut terdiri dari dokumen F1 hingga F13 menjadi persyaratan pendaftaran Bacarek Unila.
Ketua Panitia Pemilihan Rektor Unila, Prof Muhammad Akib mengatakan, proses penjaringan Bacarek dilaksanakan secara transparan dan akuntabel dengan mengacu pada peraturan perundang-undangan serta statuta universitas.
"Terima kasih sudah ikut berpartisipasi dalam pemilihan Rektor Unila periode 2027-2031. Mudah-mudahan proses ini berjalan dengan lancar, tertib, dan penuh integritas," ujarnya.
Akib juga mengingatkan seluruh pihak mengikuti kontestasi agar mengedepankan adu gagasan dan menghindari kampanye negatif maupun kampanye hitam. "Mari kita hindari proses-proses yang sifatnya negative campaign atau black campaign, mari kita berjuang beradu gagasan," lanjutnya.
2. Didampingi Elza Syarief hingga Farhat Abbas

Prof Rudy, S.H., LL.M., LL.D., resmi mendaftarkan diri sebagai Bakal Calon Rektor (Bacarek) Unila. (Dok. Unila). Pascamenyerahkan berkas, Rudy menyampaikan rasa syukurnya dapat mengikuti proses pendaftaran Pilrek Unila. Ia datang didampingi pengacara Elza Syarief, Muhammad Farhat Abbas, serta tim pendukung lainnya.
Menurut Rudy, keikutsertaannya dalam kontestasi Pilrek merupakan bagian dari komitmennya untuk ikut memajukan Unila, setelah hampir 24 tahun mengabdi di kampus tersebut.
"Bagaimanapun juga saya hampir 24 tahun pengabdian di Unila dan selalu terbersit dalam jiwa saya untuk memajukan Unila. Oleh karena itu kita harus ikut kontestasi ini," kata.
Rudy juga menyatakan siap mematuhi tata tertib telah ditetapkan Senat Unila, termasuk ketentuan mengenai larangan negative campaign. "Saya berharap seluruh tahapan pemilihan dapat berlangsung secara berintegritas, dengan dukungan panitia dan seluruh sivitas akademika Unila," tambah Prof Rudy.
3. Jadi pendaftar keempat

Prof Rudy, S.H., LL.M., LL.D., resmi mendaftarkan diri sebagai Bakal Calon Rektor (Bacarek) Unila. (Dok. Unila). Dengan pendaftaran tersebut, Rudy menjadi calon keempat yang mendaftarkan diri dalam kontestasi Pilrek Unila periode 2027-2031. Sebelumnya, tiga calon juga telah lebih dahulu mendaftarkan diri kepada Panitia Pemilihan Rektor Unila.
Mereka ialah Prof. Warsito, S.Si., D.E.A., Ph.D., Dr. Budiyono, S.H., M.H., dan Prof. Dr. dr. Asep Sukohar, S.Ked., M.Kes.
Setelah tahapan pendaftaran dan penjaringan selesai, proses Pilrek akan berlanjut ke tahap verifikasi berkas dan pengumuman hasil seleksi administrasi. Tahapan berikutnya meliputi pemilihan, penetapan, hingga pelantikan Rektor Unila periode 2027-2031.





















