Lampung Selatan, IDN Times - Strategi percepatan tanam hingga penguatan pasokan air pertanian menjadi fokus utama guna menjaga ketahanan pangan daerah di Lampung Selatan. Itu langkah antisipatif Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan menghadapi ancaman fenomena El Nino “Godzilla” yang diperkirakan memicu musim kemarau lebih panjang, panas, dan kering 2026.
Wakil Bupati Lampung Selatan, M Syaiful Anwar menjelaskan, pihaknya mempercepat masa tanam padi. Pada Februari 2026, realisasi tanam telah mencapai 5.000 hektare, disusul Maret sebesar 2.800 hektare, dan April ditargetkan 3.000 hektare.
Selain itu, pemerintah daerah juga menyusun target tanam berkelanjutan sebagai strategi menjaga ritme produksi, dengan peningkatan bertahap hingga mencapai 3.000 hektare pada Agustus.
