Bhayangkara FC Comeback Dramatis Tumbangkan PSIM 2-1, Tembus 4 Besar

- PSIM Yogyakarta unggul lebih dulu lewat gol cepat Sheva Maresca menit ke-9, sebelum Bhayangkara FC meningkatkan tekanan di babak pertama yang berakhir 0-1.
- Bhayangkara FC membalikkan keadaan di babak kedua melalui sundulan Naher Sadiki dan Moussa Sidibe, memastikan kemenangan dramatis 2-1 atas PSIM Yogyakarta.
- Kemenangan ini membawa Bhayangkara FC naik ke posisi empat klasemen sementara dengan 47 poin dari 28 laga, sementara PSIM tertahan di peringkat sembilan.
Bandar Lampung, IDN Times - Bhayangkara Presisi Lampung FC sukses mengamankan tiga poin penuh atas tamunya PSIM Yogyakarta dengan skor akhir 2-1 pada pertandingan pekan ke-28 lanjutan kompetisi Super League.
Pertandingan tim berjuluk The Guardians of Saburai kontra Laskar Mataram ini diketahui tersaji di Stadion Sumpah Pemuda, Kota Bandar Lampung, Jumat (17/4/2026).
Gol Bhayangkara FC dicetak oleh Naher Sadiki pada menit ke-49 dan Moussa Sibide (56'). Sedangkan satu gol PSIM Yogyakarta dijebloskan oleh Sheva Maresca (9').
1. Tim tamu unggul lebih dulu

Bhayangkara FC dan PSIM Yogyakarta memulai lima menit awal pertandingan dengan tempo yang cenderung santai. Kedua tim tampak masih berhati-hati dalam meraba kelemahan lawan, namun ketenangan tak bertahan lama.
Pada menit ke-9, tim tamu sukses membungkam publik tuan rumah. Berawal dari skema apik umpan satu-dua di depan kotak penalti, Sheva Maresca melepaskan sepakan keras kaki kanan gagal dibendung oleh kiper Bhayangkara FC, Aqil Saviq. Skor berubah 1-0 untuk PSIM Yogyakarta.
Tersengat gol cepat tersebut, Bhayangkara FC langsung merespons dengan meningkatkan intensitas serangan. Peluang emas didapat pada menit ke-13 melalui eksekusi tendangan bebas Moussa Sidibe. Sayang, bola masih mampu diamankan dengan sigap oleh Cahya Supriadi di bawah mistar PSIM.
Pertandingan semakin menarik dengan aksi jual beli serangan. Sheva Maresca hampir saja menggandakan keunggulan pada menit ke-22. Beruntung bagi tuan rumah, tendangan kerasnya dari luar kotak penalti masih membentur badan Wahyu Subo Seto.
Kendati laga sempat terhenti sejenak ketika kapten Bhayangkara FC tersebut tergeletak di tengah lapangan dan membutuhkan perawatan medis. Meski terlihat kesakitan, Wahyu Subo Seto tetap melanjutkan pertandingan.
Memasuki menit ke-26, Sidibe kembali melakukan akselerasi berbahaya. Namun, sepakan kaki kirinya masih terlalu lemah sehingga dengan mudah dipeluk oleh Cahya Supriadi.
Anak asuh Van Gastel hampir saja menjauh pada menit ke-30 lewat situasi bola mati. Beruntung, Aqil Saviq tampil gemilang dengan mementahkan tendangan keras Corfe. Empat menit berselang, giliran Pulga Vidal yang mencoba peruntungan dari luar kotak penalti, namun bola kembali mengarah tepat ke pelukan Aqil.
Kondisi pertandingan semakin menantang saat hujan lebat mulai mengguyur Stadion Sumpah Pemuda pada menit ke-40. Meskipun wasit memberikan tambahan waktu empat menit, tidak ada gol tambahan tercipta. Skor 0-1 untuk keunggulan PSIM Yogyakarta bertahan hingga turun minum.
2. Tuan rumah balikan skor 2-1

Memasuki babak kedua, tim tuan rumah tertinggal sebiji gol langsung bermain menyerang. Hasilnya, tandukan Nehar Sadiki sukses menyamakan kedudukan pada menit ke-49 setelah berhasil memanfaatkan umpan dari tendangan bebas Mousa Sidibe.
Nehar berdiri bebas tanpa kawalan dengan mudah menyundul bola ke gawang Cahya Supriadi. Skor kedua tim akhirnya berubah 1-1.
Terus menekan, giliran Sidibe sukses mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke 56. Moises mengirimkan umpan ke dalam kotak pinalti berhasil disambut oleh Sibide lewat tandukan hingga kembali menjebloskan bola ke ke gawang PSIM.
Tak tinggal diam, tim tamu berusaha menggempur pertahanan Bhayangkara FC. Pada menit 70, Pulga Vidal berhasil membobol gawang Aqil Saviq setelah manfaat umpan cungkil yang dilepaskan oleh Valente dari tendangan bebas.
Beruntung, gol penyema kedudukan tersebut dianulir oleh sang pengadil lantaran Pulga Vidal lebih dahulu terperangkap offside.
Menapaki 10 menit akhir waktu normal, solo run Sibide memberikan umpan terobosan kepada Henry Doubia pada menit 82 hampir memperlebar keunggulan tuan rumah. Sayangnya, tendangan pemain bernomor punggung 10 tersebut masih berhasil dihalau Cahya Supriadi.
Anak asuhan Paul Muster terus memberikan tekanan kepada tim tamu. Kali ini, umpan manja Sibide lewat sepak pojok disambut oleh bek Leo Silva. Beruntung, tandukan sang pemain belakang berhasil ditepis oleh penjaga gawang Laskar Mataram.
Meski terus jual beli serangan hingga berakhirnya 6 menit perpanjangan waktu, skor akhir 2-1 untuk keunggulan Bhayangkara FC tidak berubah hingga pluit panjang babak kedua dibunyikan.
3. Tembus peringkat empat klasemen sementara

Dengan hasil pertandingan ini, Bhayangkara FC sukses merangsek ke peringkat 4 klasemen sementara dengan mengantongi 47 poin dari total 28 pertandingan yang telah dimainkan. Rinciannya, 14 kali menang, 5 (seri), dan 9 (kalah).
Sedangkan PSIM Yogyakarta masih berkutat di papan tengah klasemen sementara tepatnya pada peringkat 9. Laskar Mataram juga telah memainkan 28 pertandingan, dengan 9 kali menang, 11 (seri), dan 8 (kalah).



















