Babak Pertama Bhayangkara FC Vs PSIM, Tim Tamu Unggul Cepat

- PSIM Yogyakarta unggul cepat 1-0 lewat gol Sheva Maresca pada menit ke-9 setelah memanfaatkan umpan satu-dua di depan kotak penalti Bhayangkara FC.
- Pertandingan berlangsung intens dengan jual beli serangan, termasuk peluang dari Moussa Sidibe dan insiden cedera kapten Bhayangkara FC, Wahyu Subo Seto, yang tetap melanjutkan laga.
- Laskar Mataram terus menekan hingga akhir babak pertama meski hujan deras mengguyur Stadion Sumpah Pemuda, namun skor 0-1 untuk PSIM bertahan sampai turun minum.
Bandar Lampung, IDN Times - Bhayangkara Presisi Lampung FC tertinggal 0-1 dari tamunya PSIM Yogyakarta pada babak pertama pekan ke-28 lanjutan kompetisi kasta tertinggi, Super League.
Pertandingan tim berjuluk The Guardians of Saburai kontrak Laskar Mataram ini diketahui tersaji di Stadion Sumpah Pemuda, Kota Bandar Lampung, Jumat (17/4/2026).
Berikut IDN Times bagikan jalannya pertandingan babak pertama pertandingan antara Bhayangkara Presisi Lampung FC Vs PSIM Yogyakarta.
1. Gol PSIM dicetak Sheva Maresca

Lima menit pertama pertandingan dimulai dengan tempo yang cenderung santai. Kedua tim tampak masih berhati-hati dalam meraba kelemahan lawan. Namun, ketenangan tersebut tak bertahan lama.
Pada menit ke-9, tim tamu sukses membungkam publik tuan rumah. Berawal dari skema apik umpan satu-dua di depan kotak penalti, Sheva Maresca melepaskan sepakan keras kaki kanan yang gagal dibendung oleh kiper Bhayangkara FC, Aqil Saviq. Skor berubah 1-0 untuk PSIM Yogyakarta.
Tersengat oleh gol cepat tersebut, Bhayangkara FC langsung merespons dengan meningkatkan intensitas serangan. Peluang emas didapat pada menit ke-13 melalui eksekusi tendangan bebas Moussa Sidibe. Sayang, bola masih mampu diamankan dengan sigap oleh Cahya Supriadi di bawah mistar PSIM.
2. Jual beli serangan dan drama cedera

Pertandingan semakin menarik dengan aksi jual beli serangan. Sheva Maresca hampir saja menggandakan keunggulan pada menit ke-22. Beruntung bagi tuan rumah, tendangan kerasnya dari luar kotak penalti masih membentur badan Wahyu Subo Seto.
Laga sempat terhenti sejenak ketika kapten Bhayangkara FC tersebut tergeletak di tengah lapangan dan membutuhkan perawatan medis. Meski terlihat kesakitan, Wahyu Subo Seto menunjukkan mentalitasnya dengan tetap melanjutkan pertandingan.
Memasuki menit ke-26, Sidibe kembali melakukan akselerasi berbahaya. Namun, sepakan kaki kirinya masih terlalu lemah sehingga dengan mudah dipeluk oleh Cahya Supriadi.
3. Tekanan bertubi Laskar Mataram

Anak asuh Van Gastel hampir saja menjauh pada menit ke-30 lewat situasi bola mati. Beruntung, Aqil Saviq tampil gemilang dengan mementahkan tendangan keras Corfe. Empat menit berselang, giliran Pulga Vidal yang mencoba peruntungan dari luar kotak penalti, namun bola kembali mengarah tepat ke pelukan Aqil.
Kondisi pertandingan semakin menantang saat hujan lebat mulai mengguyur Stadion Sumpah Pemuda pada menit ke-40. Licinnya lapangan membuat aliran bola menjadi lebih sulit diprediksi oleh kedua tim.
Meskipun wasit memberikan tambahan waktu empat menit, tidak ada gol tambahan yang tercipta. Skor 0-1 untuk keunggulan PSIM Yogyakarta bertahan hingga turun minum.


















