Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Banjir Bandang Jembatan di Lampung Barat Putus, Akses Warga Lumpuh
Penampakan kondisi jembatan penghubung di Kelurahan Tanjung Raya, Kecamatan Way Tenong putus akibat diterjang banjir bandang. (IDN Times/Istimewa).
  • Banjir bandang di Lampung Barat pada 13 April 2026 menyebabkan jembatan penghubung di Kelurahan Tanjung Raya, Way Tenong putus akibat luapan Sungai Way Kabul.
  • Putusnya jembatan selebar enam meter membuat akses utama warga lumpuh total, meski BPBD memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
  • Tim BPBD Lampung Barat masih meninjau titik terdampak dan melakukan penanganan darurat sambil mengimbau masyarakat mencari jalur alternatif serta waspada cuaca ekstrem.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Lampung Barat, IDN Times - Banjir bandang menerjang wilayah Kabupaten Lampung Barat, Selasa (13/4/2026) sekitar pukul 14.30 WIB. Insiden ini mengakibatkan satu unit jembatan penghubung di Kelurahan Tanjung Raya, Kecamatan Way Tenong putus.

Berdasarkan laporan Pusdalops PB BPBD Provinsi Lampung, banjir dipicu hujan deras mengguyur wilayah tersebut hingga menyebabkan Sungai Way Kabul meluap. Debit air meningkat memperparah kondisi jembatan yang sebelumnya telah mengalami pengikisan sejak beberapa hari terakhir.

“Curah hujan tinggi menyebabkan aliran sungai meluap dan menggerus struktur jembatan yang memang sudah tergerus sejak 5 April lalu. Akhirnya jembatan tersebut tidak mampu menahan arus dan putus,” ujar Humas BPBD Provinsi Lampung, Wahyu Hidayat dikonfirmasi, Selasa (14/4/2026).

1. Jalur utama masyarakat terputus

Penampakan kondisi jembatan penghubung di Kelurahan Tanjung Raya, Kecamatan Way Tenong putus akibat diterjang banjir bandang. (IDN Times/Istimewa).

Wahyu menjelaskan, jembatan putus tersebut memiliki lebar sekitar 6 meter dengan kedalaman gerusan mencapai kurang lebih 10 meter. Dampaknya, akses penghubung antarwilayah lumpuh dan tidak dapat dilalui kendaraan.

Selain kerusakan infrastruktur jembatan, BPBD memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian banjir bandang tersebut.

“Alhamdulillah untuk korban nihil, namun dampak kerusakan cukup signifikan karena jalur utama masyarakat terputus,” jelasnya.

2. Kondisi terkini tidak memungkinkan dilalui masyarakat

ilustrasi banjir bandang. (Pixabay.com/Hans)

Wahyu mengatakan, Tim BPBD Kabupaten Lampung Barat saat ini disebut telah turun ke lokasi dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk penanganan darurat. Upaya dilakukan meliputi asesmen kerusakan, pengamanan area, serta perencanaan penanganan lanjutan.

Selain itu, kondisi terkini di lokasi masih belum memungkinkan untuk dilalui akses oleh masyarakat setempat.

“Jalan penghubung mengalami kerusakan berat, sehingga untuk sementara tidak bisa digunakan. Kami mengimbau masyarakat agar mencari jalur alternatif dan tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem,” ucap dia.

3. BPBD Lampung Barat masih tinjau titik terdampak

Penampakan kondisi jembatan penghubung di Kelurahan Tanjung Raya, Kecamatan Way Tenong putus akibat diterjang banjir bandang. (IDN Times/Istimewa).

Ihwal langkah dan upaya spesifik penanganan di tingkat kabupaten, Kepala BPBD Lampung Barat, Padang Priyo Utomo turut mengamini adanya peristiwa banjir bandang tersebut. Ia mengatakan, petugas kini masih bekerja intensif di lapangan.

"Sabar ya, ini kami lagi ninjau ke beberapa titik lokasi terdampak," imbuhnya.

Editorial Team