Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Bandar Lampung Siaga Banjir! BMKG Imbau Warga Tenang Namun Waspada

Bandar Lampung Siaga Banjir! BMKG Imbau Warga Tenang Namun Waspada
Penampakan awan hujan. (IDN Times/Tama Yudha Wiguna).
Intinya Sih
  • Stasiun Meteorologi Kelas I Radin Inten II Lampung mengeluarkan status siaga peringatan dini banjir di Kota Bandar Lampung, akibat curah hujan 37 mm.
  • Warga diminta tingkatkan kewaspadaan, periksa saluran air, dan hindari area rawan genangan air untuk menjaga keselamatan.
  • Masyarakat dihimbau mewaspadai potensi banjir sejak dini karena curah hujan tertinggi terjadi di Kecamatan Panjang mencapai 60 mm, yang dapat berdampak banjir.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Bandar Lampung, IDN Times - Stasiun Meteorologi Kelas I Radin Inten II Lampung mengeluarkan status siaga peringatan dini banjir di Kota Bandar Lampung, Jumat (20/12/2024). Luapan air diprediksi bakal melanda sejumlah wilayah di ibukota provinsi tersebut.

Koordinator Bidang Data dan Informasi Stasiun Meteorologi BMKG, Rudi Haryanto mengatakan, curah hujan tercatat sebesar 37 mm, dengan status Siaga untuk wilayah Kota Bandar Lampung.

"Hingga pukul 16.57 WIB, monitoring menunjukkan potensi hujan sedang hingga lebat masih dapat terjadi di Bandar Lampung dalam 1-2 jam ke depan," ujarnya dikonfirmasi, Jumat (20/12/2024).

1. Imbau warga khususnya yang tinggal di daerah rawan banjir

Ilustrasi banjir (IDN Times/Aditya Pratama)
Ilustrasi banjir (IDN Times/Aditya Pratama)

Seiring dengan peringatan dini ini, Rudi menyebutkan, pihaknya mengimbau warga khususnya tinggal di daerah rawan banjir, semisal wilayah rendah atau dekat sungai, dapat lebih meningkatkan kewaspadaan.

Kemudian memeriksa saluran air di sekitar pemukiman untuk memastikan tidak tersumbat, dan menghindari melintasi area rawan genangan air untuk menjaga keselamatan.

"Kami minta warga dapat memantau terus perkembangan informasi cuaca dari BMKG melalui media sosial atau aplikasi resmi," imbuhnya.

2. Minta masyarakat tetap tenang dan siaga

Ilustrasi banjir (IDN Times/Arief Rahmat)
Ilustrasi banjir (IDN Times/Arief Rahmat)

Rudi melanjutkan, masyarakat juga dianjurkan mewaspadai dan mengantisipasi potensi banjir sejak dini, ini lebih baik untuk melindungi diri dan keluarga dari dampak hujan yang berkelanjutan.

"Tetap tenang dan siaga, untuk masyarakat dapat lebih waspada terhadap dampak bencana banjir," imbaunya.

3. Curah hujan tertinggi terjadi di Kecamatan Panjang

Ilustrasi hujan. (IDN Times/Sukma Shakti)
Ilustrasi hujan. (IDN Times/Sukma Shakti)

Masih berdasarkan pantau BMKG, Rudi menambahkan, curah hujan tertinggi terjadi di wilayah Kecamatan Panjang mencapai 60 mm, ini bisa berdampak banjir.

Menurutnya, curah hujan 60 mm ini bisa menghasilkan total volume air sekitar 952.072 meter kubik atau setara dengan 952.072.000 liter. Air sebanyak ini bisa diangkut oleh 95.207 truk tangki berkapasitas 10.000 liter per truk.

"Jika truk-truk tersebut disusun berjejer, panjangnya akan mencapai 666 km setara panjang Bandar Lampung - Semarang dengan total 665 Km. Hujan sebesar ini bisa memicu banjir," ucapnya.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Hafidz Trijatnika
EditorHafidz Trijatnika

Latest News Lampung

See More