Kebakaran Rumah Difungsikan Gudang Swalayan, Kerugian Rp350 Juta

- Kebakaran menghanguskan rumah yang disewa sebagai gudang Toko Swalayan Diamond Berkah di Pekon Banjar Negoro, Tanggamus, Sabtu dini hari. Tidak ada korban jiwa.
- Api diketahui sekitar pukul 00.45 WIB setelah terdengar percikan dari atap. Tiga mobil damkar, polisi, dan warga memadamkan serta mendinginkan api selama sekitar tiga jam.
- Penyelidikan awal menduga korsleting listrik pada instalasi plafon sebagai pemicu kebakaran. Kerugian bangunan dan barang dagangan diperkirakan mencapai Rp350 juta.
Tanggamus, IDN Times - Polsek Wonosobo bersama Tim Identifikasi Polres Tanggamus menyelidiki kebakaran menghanguskan satu rumah yang difungsikan sebagai gudang penyimpanan barang. Gudang penyimpanan barang milik Toko Swalayan Diamond Berkah di Pekon Banjar Negoro, Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Tanggamus itu terbakar, Sabtu (1/8/2026) dini hari.
Kapolsek Wonosobo, Iptu Primadona Laila mengatakan, peristiwa yang terjadi sekitar pukul 00.45 WIB itu menghanguskan rumah milik Yudha Herlambang (42) warga Pekon Banjarnegoro. Rumah tersebut disewa oleh Khoirur Rozikin alias Haji Oji (48) sebagai gudang penyimpanan barang dagangan.
"Tidak ada korban jiwa dan ada sejumlah barang yang berhasil diselamatkan," katanya.
1. Tiga jam padamkan api

Kapolsek menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi, api pertama kali diketahui setelah terdengar suara percikan dari bagian atap rumah. Saat diperiksa, terlihat bara api yang dengan cepat membesar. Warga sempat berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya sambil meminta bantuan masyarakat sekitar.
Tidak berselang lama, tiga unit mobil pemadam kebakaran milik Dinas Damkarmat Pemerintah Kabupaten Tanggamus tiba di lokasi. Bersama personel kepolisian dan warga, petugas berjibaku memadamkan api hingga akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 03.30 WIB.
"Api berhasil dipadamkan hingga pendinginan oleh 3 mobil Damkar, dengan waktu sekitar 3 jam," jelasnya.
2. Diduga dipicu korsleting listrik

Primadona mengatakan, berdasarkan hasil penyelidikan awal, kebakaran diduga dipicu korsleting arus listrik pada instalasi di bagian plafon rumah.
"Dugaan sementara api berasal dari korsleting listrik di bagian plafon. Namun untuk memastikan penyebab pasti kebakaran, kami masih menunggu hasil penyelidikan Tim Identifikasi Polres Tanggamus," tegasnya.
3. Kerugian Rp350 juta

Kapolsek menambahkan, berdasarkan keterangan saksi-saksi, rumah korban tersebut saat ini disewa selama lima tahun oleh Khoirur Rozikin atau H Ozi. Rumah baru dimanfaatkan sekitar satu tahun sebagai gudang operasional Toko Swalayan Diamond Berkah.
"Untuk total kerugian secara keseluruhan, baik bangunan maupun barang-barang yang terbakar, diperkirakan mencapai sekitar 350 juta," tandasnya.


















