Bagaimana Pengamanan Salat Id Warga Muhammadiyah di Lamteng?

- Puluhan personel Polres Lampung Tengah dan Polsek jajaran dikerahkan mengamankan Salat Idul Fitri warga Muhammadiyah di berbagai titik, bekerja sama dengan banser, linmas, dan stakeholder daerah.
- Polri menerapkan pola pengamanan terbuka dan tertutup dengan penempatan personel di setiap lokasi salat untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan selama ibadah berlangsung.
- Patroli mobile Operasi Ketupat Krakatau 2026 turut berkeliling menjaga situasi kondusif, sementara masyarakat diajak menjaga toleransi serta memperkuat persatuan di momentum perayaan keagamaan.
Lampung Tengah, IDN Times - Puluhan personel Polres Lampung Tengah bersama Polsek jajaran dikerahkan untuk mengamankan pelaksanaan Salat Idul Fitri 1447 Hijriah digelar warga Muhammadiyah di sejumlah titik Kabupaten Lampung Tengah, Jumat (20/3/2026).
1. Personel gabungan disiagakan di berbagai lokasi salat

Pengamanan tersebut tidak hanya melibatkan unsur Polri, namun juga bersinergi dengan berbagai pihak terkait seperti banser, linmas, serta stakeholder lainnya guna memastikan seluruh rangkaian ibadah berjalan aman, tertib, dan lancar.
Personel gabungan disiagakan di berbagai lokasi pelaksanaan salat di lapangan terbuka maupun di masjid, dengan pengaturan yang telah disesuaikan berdasarkan tingkat kerawanan dan jumlah jemaah di masing-masing titik.
2. Pola pengamanan terbuka dan tertutup

Kasi Humas Polres Lampung Tengah, AKP Yakub Samsudin menyampaikan, pengamanan ini merupakan bagian dari komitmen Polri memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya dalam momentum hari besar keagamaan.
“Pola pengamanan dilakukan secara terbuka dan tertutup, dengan penempatan personel di setiap titik guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas,” ujarnya.
3. Kerahkan patroli mobile

Selain pengamanan di lokasi, Polres Lampung Tengah juga mengerahkan patroli mobile melalui Subsatgas Preventif Operasi Ketupat Krakatau 2026 yang berkeliling selama pelaksanaan salat berlangsung, guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif.
Kasi Humas mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif, serta menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi antar umat beragama.
“Perbedaan waktu dan pelaksanaan ibadah hendaknya menjadi kekuatan untuk mempererat persatuan. Mari kita jaga kebersamaan, saling menghormati, dan menciptakan suasana yang damai di Kabupaten Lampung Tengah,” jelasnya.


















