Asyik Cuci Pakaian, Remaja Tanggamus Diserang Buaya di Sungai Semaka

Remaja 16 tahun, Evina Diah Ayuningsih, diserang buaya saat mencuci pakaian di Sungai Way Semaka, Pekon Kalisari, Tanggamus.
Korban mengalami luka sobek serius di kaki kanan, mendapat jahitan sekitar 20 sentimeter di Puskesmas Banjar Negoro, lalu diperbolehkan pulang.
Polisi mengimbau warga meningkatkan kewaspadaan dan menghindari aktivitas di Sungai Way Semaka, yang masih digunakan warga akibat keterbatasan sumber air bersih.
Tanggamus, IDN Times - Seorang remaja perempuan, Evina Diah Ayuningsih (16) menjadi korban gigitan buaya saat mencuci pakaian di aliran Sungai Way Semaka, Pekon Kalisari, Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Tanggamus.
Kapolsek Wonosobo, Iptu Primadona Laila, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia mengatakan, korban Evina mengalami luka cukup serius akibat gigitan buaya.
"Korban selamat tapi harus mengalami luka akibat gigitan buaya pada bagian kaki kanan," ujarnya dikonfirmasi, Jumat (16/10/2026).
1. Korban alami luka sobek serius

Korban Evina Diah Ayuningsih, remaja Wonosobo, Tanggamus mengalami serangan buaya menjalani perawatan di rumah. (Dok. Polres Tanggamus). Pascamendapatkan serangan buaya, Primadona melanjutkan, korban langsung mendapat pertolongan dan dibawa warga setempat ke Puskesmas Banjar Negoro untuk mendapatkan penanganan medis.
Dari hasil pemeriksaan, luka dialami Evina berada di bagian kaki kanan, sehingga korban harus mendapat penanganan jahitan dengan panjang sekitar 20 sentimeter.
"Setelah mendapat penanganan medis, korban sudah diperbolehkan pulang dan saat ini berada di kediamannya," katanya.
2. Dipicu terkendala sumber air bersih

Ilustrasi air bersih. (Sumber: tempo.co/SarahErvina) Primadona mengungkapkan, keberadaan buaya di aliran Sungai Way Semaka menjadi perhatian karena sebagian besar warga masih menggunakan sungai untuk beraktivitas sehari-hari, termasuk mencuci pakaian.
Menurutnya, kondisi tersebut turut dipengaruhi keterbatasan sumber air bersih yang dapat digunakan dan dimanfaatkan warga di wilayah Pekon Kalisari.
"Aktivitas warga di sungai dinilai tetap berisiko mengingat adanya potensi serangan buaya, terutama ketika warga berada di tepian maupun masuk ke aliran sungai," ucapnya.
3. Warga diminta waspada

ilustrasi buaya (unsplash.com/ Steward Masweneng) Atas kejadian tersebut, polisi turut mengimbau masyarakat, khususnya warga yang tinggal di bantaran Sungai Way Semaka agar meningkatkan kewaspadaan dan menghindari aktivitas di lokasi berpotensi menjadi habitat buaya.
Langkah tersebut penting untuk mencegah terulangnya kejadian serupa. Terlebih, sebelumnya warga di sekitar aliran sungai tersebut juga disebut pernah menjadi korban serangan buaya.
"Untuk keselamatan, masyarakat diimbau lebih berhati-hati dan sebisa mungkin menghindari aktivitas di aliran sungai yang diketahui terdapat buaya," imbuh Kapolsek.






















