- Memantau pembaruan prakiraan cuaca maritim dan peringatan gelombang tinggi BMKG.
- Mempertimbangkan kondisi angin dan gelombang sebelum melaut.
- Memastikan kapal, mesin, alat komunikasi, dan perlengkapan keselamatan dalam kondisi baik.
- Menggunakan jaket pelampung selama beraktivitas di laut.
- Mengikuti arahan petugas pelabuhan dan otoritas setempat apabila kondisi tidak aman untuk berlayar.
- Informasi prakiraan dan peringatan resmi dapat dipantau melalui BMKG Maritim dan Peringatan Gelombang Tinggi BMKG.
Perairan Lampung 16 Oktober 2026: Gelombang 3 Meter, Awas Selat Sunda

- BMKG memberlakukan peringatan gelombang tinggi 16–19 Oktober 2026 di Perairan Barat Lampung dan Selat Sunda bagian selatan, dengan gelombang mencapai sekitar 2,5 meter.
- Perairan Barat Lampung dan Selat Sunda selatan dipengaruhi angin hingga 16 knot, dengan hembusan di Selat Sunda berpotensi mencapai 27 knot pada siang hari.
- Teluk Lampung bagian selatan diprakirakan lebih tenang dengan gelombang sekitar 1,2 meter, tetapi nelayan dan pengguna kapal tetap diminta memantau BMKG serta melengkapi perlengkapan keselamatan.
Bandar Lampung, IDN Times — Kondisi perairan Lampung, Jumat (16/10/2026), perlu diwaspadai, terutama di Perairan Barat Lampung dan Selat Sunda bagian selatan. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menerbitkan peringatan gelombang tinggi yang berlaku pada 16–19 Oktober 2026 pukul 07.00 WIB.
Berdasarkan informasi BMKG, terdapat dua wilayah perairan Lampung yang masuk kategori gelombang tinggi, yakni Perairan Barat Lampung dan Selat Sunda bagian selatan Lampung. Sementara itu, Perairan Teluk Lampung bagian selatan diprakirakan memiliki gelombang lebih rendah.
Sementara itu, Perairan Teluk Lampung bagian selatan relatif lebih tenang dengan gelombang sekitar 1,2 meter. Nelayan, operator kapal, dan masyarakat yang hendak melakukan perjalanan laut tetap perlu memantau pembaruan informasi BMKG serta mengutamakan keselamatan sebelum berlayar.
Berikut IDN Times sajikan prakiraan cuaca Lampung hari ini.
1. Tabel prakiraan kondisi perairan Lampung
Wilayah Perairan | Kondisi Cuaca | Kecepatan dan Arah Angin | Tinggi Gelombang |
|---|---|---|---|
Perairan Barat Lampung | Cerah berawan hingga berawan tebal | Tenggara–selatan, sekitar 11–16 knot pada sejumlah waktu prakiraan | 2,2–2,5 meter pada waktu pengamatan yang tersedia; peringatan gelombang tinggi berlaku |
Selat Sunda bagian selatan Lampung | Kabut, cerah berawan hingga berawan tebal | Timur–tenggara, sekitar 10–16 knot pada sejumlah waktu prakiraan | 1,9–2,4 meter pada waktu pengamatan yang tersedia; peringatan gelombang tinggi berlaku |
Perairan Teluk Lampung bagian selatan | Cerah berawan, berpotensi udara kabur pada malam hari | Tenggara–barat daya, sekitar 6–10 knot pada sejumlah waktu prakiraan | Sekitar 1,2 meter |
2. Perairan Barat Lampung, gelombang tinggi perlu diwaspadai

Ilustrasi gelombang pasang. IDN Times/Daruwaskita Perairan Barat Lampung menjadi salah satu wilayah yang perlu mendapat perhatian nelayan dan pengguna transportasi laut. Data prakiraan BMKG menunjukkan tinggi gelombang sekitar 2,5 meter pada dini hari, kemudian berkisar 2,2–2,4 meter pada sejumlah waktu berikutnya.
Meski demikian, wilayah ini tetap masuk dalam peringatan gelombang tinggi untuk periode 16–19 Oktober 2026. Angin diprakirakan bergerak dari arah tenggara hingga selatan.
Pada sejumlah waktu, kecepatannya mencapai 16 knot, dengan hembusan yang dapat lebih kuat. Kondisi tersebut perlu diperhatikan oleh nelayan tradisional, operator kapal, dan masyarakat yang beraktivitas di laut.
3. Selat Sunda Selatan Lampung, waspadai perubahan cuaca

Ilustrasi gelombang tinggi (ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi) Selat Sunda bagian selatan Lampung juga masuk dalam wilayah peringatan gelombang tinggi BMKG. Pada dini hari, gelombang diprakirakan sekitar 2,3 meter.
Tingginya kemudian berkisar 1,9–2,4 meter pada sejumlah waktu prakiraan sepanjang Jumat. Cuaca di wilayah ini bervariasi, mulai dari kabut pada dini hari, cerah berawan pada pagi hari, hingga berawan tebal pada siang dan sore hari.
Angin bergerak dari timur hingga tenggara dengan kecepatan sekitar 10–16 knot pada sejumlah waktu prakiraan. Hembusan angin dapat mencapai 27 knot pada siang hari. Karena kondisi angin dan gelombang dapat berubah, pengguna jasa penyeberangan dan kapal kecil perlu memantau informasi terbaru dari BMKG sebelum berlayar.
4. Teluk Lampung Selatan relatif lebih tenang

ilustrasi gelombang (pixabay.com/Kanenori) Berbeda dengan dua wilayah sebelumnya, kondisi Perairan Teluk Lampung bagian selatan relatif lebih tenang. BMKG memprakirakan tinggi gelombang sekitar 1,2 meter pada sejumlah waktu, sehingga masuk kategori gelombang rendah.
Cuaca diprakirakan cerah berawan, meskipun udara kabur berpotensi terjadi pada malam hari. Angin bertiup relatif lebih lemah dibandingkan Perairan Barat Lampung dan Selat Sunda bagian selatan.
Kecepatan angin pada sejumlah waktu prakiraan berada di kisaran 6–10 knot. Walaupun demikian, kondisi yang relatif tenang bukan berarti bebas risiko. Nelayan dan operator kapal tetap perlu memperhatikan perubahan cuaca serta kondisi aktual di laut.
5. Kategori tinggi gelombang menurut BMKG
Tinggi Gelombang
Kategori
0–0,5 meter
Tenang
0,5–1,25 meter
Rendah
1,25–2,5 meter
Sedang
2,5–4 meter
Tinggi
4–6 meter
Sangat tinggi
6–9 meter
Ekstrem
Lebih dari 9 meter
Sangat ekstrem
6. Imbauan bagi nelayan dan pengguna jasa pelayaran

ilustrasi pelayaran (pixabay.com/pixelraw) Masyarakat yang beraktivitas di perairan Lampung disarankan untuk:




















