Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

39 Bantal Peredam Benturan Disiagakan di Tol Bakter, Ini Lokasinya

Kab. Lampung Selatan
2 min read
39 Bantal Peredam Benturan Disiagakan di Tol Bakter, Ini Lokasinya
Penampakan crash cushion atau bantal peredam benturan disiagakan di sejumlah ruas Tol Bakauheni-Terbanggi Besar (Bakter). (Dok. PT BTB).
  • PT Bakauheni Terbanggi Besar Toll menyiagakan 39 crash cushion di ruas Tol Bakauheni-Terbanggi Besar untuk mengurangi dampak kecelakaan saat kendaraan kehilangan kendali.

  • Sebarannya mencakup 12 unit di on ramp rest area, 21 unit di exit gerbang tol, serta enam unit di simpang susun Bakauheni Utara hingga Tegineneng Timur.

  • Crash cushion menyerap energi benturan secara bertahap; PT BTB tetap mengimbau pengendara mematuhi batas kecepatan, menjaga jarak, fokus, dan memperhatikan rambu.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Lampung Selatan, IDN Times - Sebanyak 39 unit crash cushion atau bantal peredam benturan disiagakan PT Bakauheni Terbanggi Besar Toll (BTB) di sejumlah titik strategis Ruas Tol Bakauheni-Terbanggi Besar (Bakter).

Direktur PT BTB, Charles Giroth mengatakan, puluhan crash cushion tersebut tersebar di sejumlah lokasi strategis yang dinilai memiliki potensi risiko benturan.

"Fasilitas tersebut dipasang sebagai bagian dari sistem keselamatan untuk mengurangi dampak kecelakaan. Khususnya ketika kendaraan kehilangan kendali dan berpotensi menabrak objek tetap di jalan," ujarnya, Rabu (14/10/2026).

  1. 1. Sebaran crash cushion di 39 titik

    Penampakan crash cushion atau bantal peredam benturan disiagakan di sejumlah ruas Tol Bakauheni-Terbanggi Besar (Bakter)
    Penampakan crash cushion atau bantal peredam benturan disiagakan di sejumlah ruas Tol Bakauheni-Terbanggi Besar (Bakter). (Dok. PT BTB)

    Charles melanjutkan, sebanyak 12 unit crash cushion berada di seluruh on ramp Rest Area Jalur A dan B. Kemudian, 21 unit dipasang di seluruh exit Gerbang Tol Jalur A dan B.

    Sementara enam unit crash cushion lainnya berada di sejumlah simpang susun (SS), yakni Bakauheni Utara, Sidomulyo, Kotabaru, Natar, Tegineneng Barat, dan Tegineneng Timur.

    "Keselamatan pengguna jalan merupakan prioritas kami. Penyediaan 39 unit crash cushion di titik-titik strategis merupakan salah satu upaya PT BTB, untuk memberikan perlindungan tambahan ketika kendaraan kehilangan kendali," katanya.

  2. 2. Berfungsi meredam energi benturan

    Penampakan crash cushion atau bantal peredam benturan disiagakan di sejumlah ruas Tol Bakauheni-Terbanggi Besar (Bakter)
    Penampakan crash cushion atau bantal peredam benturan disiagakan di sejumlah ruas Tol Bakauheni-Terbanggi Besar (Bakter). (Dok. PT BTB)

    Charles menjelaskan, keberadaan crash cushion merupakan perangkat keselamatan jalan yang dirancang untuk menyerap energi benturan kendaraan. Perangkat tersebut bekerja secara bertahap, untuk memperlambat hingga menghentikan kendaraan mengalami kehilangan kendali.

    Sehingga dampak benturan terhadap kendaraan dan pengemudi diharapkan dapat diminimalkan. Menurutnya, fasilitas ini penting di area terdapat objek tetap maupun percabangan jalan berpotensi menjadi titik benturan.

    "Spesifikasi teknis crash cushion juga telah diatur Ditjen Bina Marga melalui SKh-1.A.03 Bantal Peredam Perdampakan yang mencakup persyaratan teknis, performa, kemampuan, hingga komposisi perangkat," jelas dia.

  3. 3. Pengendara diminta tak abaikan aspek keselamatan

    Aktivitas jalan tol ruas Bakauheni-Terbanggi Besar (Bakter) selama libur panjang Maulid Nabi Muhammad SAW 2026
    Aktivitas jalan tol ruas Bakauheni-Terbanggi Besar (Bakter) selama libur panjang Maulid Nabi Muhammad SAW 2026. (Dok. PT BTB).

    Charles menambahkan, keberadaan fasilitas keselamatan tidak berarti pengendara dapat mengabaikan aspek keselamatan saat melintas di jalan tol. PT BTB juga terus melakukan pemantauan dan pemeliharaan terhadap berbagai fasilitas keselamatan agar dapat berfungsi optimal.

    "Kami mengajak seluruh pengguna jalan untuk tetap mematuhi batas kecepatan, menjaga jarak aman, fokus selama berkendara, serta memperhatikan rambu dan kondisi di sekitar jalan. Keselamatan merupakan tanggung jawab bersama," imbuhnya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More