Angkutan Lebaran 2026, 1 Juta Lebih Kendaraan Melintas di Tol Lampung

- Selama periode 11–31 Maret 2026, tercatat 1.012.409 kendaraan melintas di Tol Bakauheni–Terbanggi Besar, meningkat 78 persen dari hari biasa dan satu persen dibanding Lebaran 2025.
- Sinergi antara kepolisian, TNI, Dinas Perhubungan, dan pengelola tol membuat arus mudik berjalan aman tanpa kecelakaan fatal maupun gangguan keamanan di ruas tol Bakter.
- Petugas disiagakan 24 jam untuk antisipasi kemacetan dan keselamatan pengguna jalan, sambil mengimbau pengemudi patuhi batas kecepatan maksimal 100 km/jam serta menjaga kondisi kendaraan.
Lampung Selatan, IDN Times - Sebanyak 1.012.409 kendaraan dicatat melintas di ruas Tol Bakauheni-Terbanggi Besar (Bakter) selama masa angkutan Lebaran 2026 periode 11-31 Maret.
Direktur Utama Bakauheni Terbanggi Besar Toll (BTB) Toll, I Wayan Mandia mengatakan, jumlah satu juta lebih pengguna jalan ini meningkat 78 persen dari arus lalu lintas di hari biasa, atau naik satu persen dibandingkan arus lalu lintas angkutan Lebaran 2025.
“Saya mengapresiasi setinggi tingginya kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam kelancaran dan keamanan angkutan Lebaran 2026 di tol Bakter ini. Terutama pemudik yang telah mematuhi aturan lalu lintas dan mengikuti imbauan dari petugas,” ujarnya, Rabu (1/4/2026).
1. Tidak terdapat kecelakaan menimbulkan korban jiwa maupun kriminalitas

Wayan mengungkapkan, keberhasilan dan kelancaran angkutan lebaran tahun ini ditopang sinergi dan kerja sama dari berbagai pihak, mulai dari kepolisian, TNI, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, ASDP, dan juga personel tol Bakter.
Sehingga selama periode angkutan Lebaran 2026, tidak terdapat kecelakaan yang menimbulkan korban jiwa, kriminalitas, atau gangguan kamtibmas lainnya di tol Bakter.
"Sebagai informasi, upaya preventif dilakukan oleh pengelola tol Bakter yang bekerjasama dengan pihak terkait selama Angkutan Lebaran 2026 terutama pihak kepolisian, ASDP, TNI dan pihak lainnya terbukti efektif," katanya.
2. Siapkan antisipasi kemacetan di gerbang tol hingga petugas jaga 24 jam

Personel disiapkan untuk mengantisipasi kemacetan di tiap-tiap gerbang tol ramai, ditambah tim Layanan Jalan Tol (LJT) juga siap siaga 24 jam membantu para pemudik jika ada kendala di jalan.
Selain itu, imbauan edukasi keamanan dan ketertiban juga terus diberikan kepada pengguna jalan, baik itu melalui Variable Message Sign (VMS), media sosial, serta public address yang ada di setiap gerbang tol dan rest area.
"PT Bakauheni Terbanggi Besar Toll mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar terus mematuhi ketentuan dan tata tertib yang berlaku, baik itu saat berhenti di rest area dengan memastikan kendaraan terkunci dan tidak meninggalkan barang berharga di dalam mobil," ucap Wayan.
3. Minta pengemudi patuhi batas kecepatan maksimal 100 Km/jam

Wayan menambahkan, pengelola turut mengingatkan para pengguna jalan tol agar terus mematuhi batas kecepatan maksimal 100 Km/jam saat berkendara, termasuk memeriksa kondisi kendaraan sebelum mengemudi di jalan tol.
Sehingga para pengemudi selalu memastikan berkendara dalam kondisi prima dan tidak mengemudi dalam kondisi mengantuk atau kelelahan.
"Jangan lupa, pastikan saldo e-Tol cukup dan jika ingin mengisi saldo e-Tol tersedia di rest area atau di sisi kiri gerbang tol, serta perbaharui informasi lalu lintas Tol Bakter melalui aplikasi Astoll by HKA dan Call Center di 150700," imbuh Wayan.



















