Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Kabupaten Termiskin di Lampung, Ada Daerahmu?
Ilustrasi Kemiskinan (IDN Times/Arief Rahmat)
  • BPS Lampung mencatat garis kemiskinan provinsi mencapai Rp612.451 dengan 887,02 ribu jiwa atau sekitar 10 persen penduduk masuk kategori miskin.
  • Lima daerah dengan jumlah penduduk miskin tertinggi di Lampung adalah Tanggamus, Lampung Utara, Lampung Selatan, Lampung Tengah, dan Lampung Timur.
  • Jumlah penduduk miskin terbanyak terdapat di Kabupaten Lampung Timur dengan 132,17 ribu jiwa atau 12,15 persen dari total penduduknya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandar Lampung, IDN Times - Lampung dikenal sebagai salah satu provinsi kaya akan sumber daya alam. Mulai dari bentang laut luas, jajaran Bukit Barisan Selatan, hingga hutan dan sungai melimpah, semuanya menjadi potensi besar bagi kesejahteraan masyarakat.

Namun sayangnya, kekayaan alam ini belum sepenuhnya berbanding lurus dengan kondisi ekonomi warganya. Berdasarkan data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) Lampung, Garis Kemiskinan di provinsi ini pada Maret tercatat sebesar Rp612.451.

Sementara itu, jumlah penduduk masuk kategori miskin mencapai 887,02 ribu jiwa atau sekitar 10 persen dari total penduduk. Angka ini tentu menjadi perhatian serius, mengingat potensi alam Lampung begitu besar.

Lantas, daerah mana saja yang memiliki jumlah penduduk miskin terbanyak di Lampung? Berikut IDN Times merangkum 5 wilayah dengan jumlah penduduk miskin tertinggi berdasarkan data terbaru BPS Lampung.

1. Kabupaten Tanggamus

Ilustrasi kemiskinan (IDN Times/Arief Rahmat)

Kabupaten Tanggamus dikenal dengan lanskapnya begitu beragam, mulai dari pegunungan, hutan lebat, hingga wilayah pesisir kaya hasil laut. Dengan luas wilayah sekitar 2.855 km², daerah ini punya potensi besar di sektor pertanian, perkebunan, dan perikanan.

Tak heran jika mayoritas masyarakatnya menggantungkan hidup dari sektor-sektor tersebut. Namun dibalik kekayaan alam itu, realita ekonomi masih menjadi tantangan.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), garis kemiskinan di Tanggamus berada di angka Rp521.482 per bulan. Artinya, masyarakat dengan pengeluaran di bawah angka tersebut dikategorikan sebagai penduduk miskin.

Dengan batas tersebut, jumlah penduduk miskin di Tanggamus mencapai 63,56 ribu jiwa atau sekitar 10,10 persen. Angka ini menempatkan Tanggamus di posisi kelima sebagai daerah dengan jumlah penduduk miskin terbanyak di Lampung.

2. Kabupaten Lampung Utara

Ilustrasi kemiskinan (Foto: IDN Times)

Bergeser ke Kabupaten Lampung Utara, wilayah ini memiliki luas sekitar 2.725 km² dengan karakter geografis berupa dataran dan perbukitan. Aktivitas ekonomi masyarakatnya didominasi sektor pertanian dan perkebunan yang menjadi tulang punggung kehidupan sehari-hari.

Meski begitu, tantangan kesejahteraan masih cukup nyata. Garis Kemiskinan di daerah ini tercatat sebesar Rp573.039 per bulan. Dengan angka tersebut, jumlah penduduk miskin di Lampung Utara mencapai 98,99 ribu jiwa.

Hal menjadi perhatian, persentase kemiskinannya mencapai 15,78 persen. Salah satu yang tertinggi di Lampung. Secara jumlah, Lampung Utara berada di posisi keempat.

3. Kabupaten Lampung Selatan

ilustrasi kemiskinan (unsplash.com/dulana_hansisi)

Sebagai pintu gerbang Pulau Sumatra, Kabupaten Lampung Selatan memiliki posisi strategis dengan aktivitas ekonomi cukup dinamis. Wilayah seluas sekitar 2.007 km² ini memiliki bentang geografis beragam, dari pesisir hingga dataran tinggi. Sektor perdagangan, jasa, dan pertanian menjadi andalan utama masyarakatnya.

Namun, geliat ekonomi tersebut belum dirasakan secara merata. BPS mencatat garis kemiskinan di Lampung Selatan berada di angka Rp554.969 per bulan. Dari angka ini, jumlah penduduk miskin mencapai 127,74 ribu jiwa dengan persentase 12,05 persen. Data tersebut menempatkan Lampung Selatan di posisi ketiga.

4. Kabupaten Lampung Tengah

ilustrasi kemiskinan (pexels.com/dazzle jam)

Kabupaten Lampung Tengah dikenal sebagai salah satu wilayah terluas di Lampung dengan luas sekitar 4.545 km². Didominasi dataran luas subur, daerah ini menjadi pusat pertanian dan perkebunan.

Mayoritas penduduknya bekerja sebagai petani dan buruh tani. Namun, seperti banyak daerah agraris lainnya, tantangan dihadapi masih seputar stabilitas pendapatan. Garis Kemiskinan di Lampung Tengah tercatat sebesar Rp553.397 per bulan.

Sementara jumlah penduduk miskin mencapai 127,83 ribu jiwa dengan persentase 9,59 persen. Dengan angka tersebut, Lampung Tengah berada di posisi kedua.

5. Kabupaten Lampung Timur

Ilustrasi kemiskinan (Pixels.com/Mart Production)

Terakhir sekaligus yang tertinggi, Kabupaten Lampung Timur menjadi daerah dengan jumlah penduduk miskin terbanyak di Lampung. Wilayah ini memiliki luas sekitar 5.325 km² dengan karakter geografis didominasi dataran rendah, pesisir, serta area pertanian dan tambak.

Mayoritas masyarakatnya bekerja di sektor pertanian dan perikanan, sangat bergantung pada kondisi alam. Hal ini membuat pendapatan masyarakat cenderung fluktuatif.

Berdasarkan data BPS, garis kemiskinan di Lampung Timur berada di angka Rp522.287 per bulan. Jumlah penduduk miskin mencapai 132,17 ribu jiwa dengan persentase 12,15 persen. Angka ini menempatkan Lampung Timur di posisi pertama sebagai daerah dengan jumlah penduduk miskin terbanyak.

Editorial Team