34 Ribu Personel Gabungan Bakal Amankan 13.282 TPS Pilkada Lampung

- 34.006 personel gabungan TNI, Polri, dan Linmas dikerahkan untuk amankan Pilkada 2024 di Lampung.
- Personel terbagi menjadi 5.183 personel Polri, 2.259 personel TNI, dan 26.564 personel Linmas, disebar di 13.282 TPS di 15 kabupaten/kota.
- Kapolda Lampung menekankan pentingnya koordinasi antarlembaga, pendekatan humanis, dan keamanan bersama selama proses Pilkada.
Bandar Lampung, IDN Times - Sebanyak 34.006 personel gabungan TNI, Polri, dan Linmas dikerahkan dalam kegiatan pengamanan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024 di Provinsi Lampung.
Puluhan ribu personel itu terbagi 5.183 personel Polri, 2.259 personel TNI, dan 26.564 personel Linmas. Mereka bakal disebar mengamankan sebanyak 13.282 tempat pengumuman suara (TPS) di 15 kabupaten/kota.
"Sekitar 34 ribu personel ini nantinya akan ditugaskan melakukan pengamanan di TPS Pilkada 2024 se-Lampung," ujar Kapolda Lampung, Irjen Pol Helmy Santika saat memimpin apel pasukan pengamanan Pilkada, Senin (25/11/2024).
1. Minta personel saling koordinasi

Menurut Helmy, kegiatan apel pasukan ini merupakan langkah penting untuk memastikan pelaksanaan pengamanan Pilkada 2024 bisa berjalan aman, tertib, dan lancar.
Selain itu, pihaknya juga telah menyiapkan strategi pengamanan komprehensif dengan melibatkan elemen instansi terkait guna menjamin dan memberikan rasa aman kepada masyarakat.
"Kembali saya tekankan, koordinasi antarlembaga menjadi kunci keberhasilan pengamanan Pilkada di tahun ini, sinergi ini sangat penting untuk meminimalisir potensi kerawanan dan menjaga stabilitas keamanan,” katanya.
2. Pengamanan TPS tanpa senpi

Helmy turut menekankan pendekatan humanis di tengah-tengah masyarakat selama pelaksanaan tugas pengamanan. Khususnya, para personel berjaga di TPS agar tidak membawa senjata api (Senpi).
Oleh karenanya, penting mengedepankan langkah dan upaya preentif dan preventif dalam menyikapi potensi gangguan Kamtibmas selama proses Pilkada berlangsung.
“Kami menginstruksikan seluruh personel untuk bertindak secara profesional dan humanis, selama proses pengamanan pilkada," tekannya.
3. Pastikan pengamanan, minta masyarakat sampaikan hak pilih

Helmy menambahkan, masyarakat diharapkan dapat menggunakan dan menyampaikan hak pilihnya dengan tenang tanpa merasa khawatir terhadap ancaman keamanan.
Sehingga setiap masyarakat memiliki hak pilih diminta bisa datang langsung ke TPS, untuk ikut ambil bagian dalam menyukseskan proses demokrasi.
“Keamanan pilkada adalah tanggung jawab bersama. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung terciptanya Pilkada yang damai dan demokratis di Lampung,” kata kapolda.



















