Jepara, IDN Times – Bhayangkara Presisi Lampung FC harus pulang tanpa poin usai takluk 1-2 dari tuan rumah Persijap Jepara dalam laga yang digelar di Stadion Gelora Bumi Kartini, Sabtu (11/4/2026).
Chief Operating Officer (COO) tim, Sumardji, bahkan melayangkan protes keras usai pertandingan.
Sumardji menilai ada keputusan penting yang merugikan timnya, terutama di menit-menit akhir. Ia menyoroti dugaan handsball yang tidak dianggap sebagai pelanggaran.
“Kami melakukan protes keras terhadap keputusan wasit. Apalagi di menit akhir harusnya handsball, namun tidak dianggap,” ujarnya, Minggu (12/4/2026).
Tak hanya itu, ia juga mempertanyakan tambahan waktu yang dinilai tidak sesuai dengan waktu terhentinya pertandingan.. “Tambahan waktu seharusnya disesuaikan dengan waktu berhenti, tapi faktanya tidak,” lanjutnya.
