Babak Pertama, Penalti Sidibe Bawa Bhayangkara Ungguli Semen Padang

- Bhayangkara Presisi Lampung FC unggul 1-0 atas Semen Padang di babak pertama pekan ke-23 Super League Indonesia lewat penalti Moussa Sidibe menit ke-27.
- Semen Padang harus bermain dengan 10 pemain setelah Diarra menerima kartu merah pada menit ke-37, membuat situasi semakin sulit bagi tim tamu.
- Meski tanpa Neehar Sadiki karena akumulasi kartu, Bhayangkara tetap tampil dominan dan mempertahankan keunggulan hingga turun minum di Stadion Sumpah Pemuda.
Bandar Lampung, IDN Times - Bhayangkara Presisi Lampung FC sukses unggul atas tamunya sesama tim dari Sumatra, Semen Padang pada babak pertama lanjutan pekan ke 23 Super League Indonesia, di Stadion Sumpah Pemuda, Selasa (24/2/2026) malam.
Bhayangkara selaku tuan rumah langsung menekan pada menit awal. Terbukti selama empat menit laga berjalan anak asuh Paul Munster sudah memberikan dua kali ancaman.
Bahkan, The Guardians of Saburai nyaris mencetak gol andai saja sundulan dari Privat Mbarga tidak membentur mistar gawang dari Semen Padang.
Tim tamu, memberikan ancaman pada menit ke 12 sepakan dari Souza masih melebar dari gawang Aqil Savik.
Gol dari tuan rumah akhirnya tercipta pada menit ke 27, melalui sepakan titik putih. Moussa Sidibe yang maju sebagai eksekutor sukses menunaikan tugasnya dengan baik.
Nasib nahas harus diterima oleh tim tamu Semen Padang yang tertinggal satu gol, Kabau Sirah harus bermain dengan 10 orang usai Diarra mendapatkan kartu merah pada menit ke 37.
Dalam laga ini Bhayangkara Presisi Lampung FC menurunkan tim utama mereka meskipun tanpa Neehar Sadiki yang terkena akumulasi kartu.
Hingga turun minum, kedudukan tidak berubah skor tetap 1-0 untuk Bhayangkara Presisi Lampung FC.
Line up
Bhayangkara Presisi Lampung FC: Aqil Savik, Putu Gede, Leo Silva, Slavko Damjanovic, Frengky Misa, Wahyu Subo Seto, Moises Gaucho, Privat Mbarga, Ryo Matsumura, Moussa Sidibe dan Hendry Doumbia.
Semen Padang: Arthur, Tsouka, Gufron, Jago, Samuel, Diarra, Wahyudi, Froese, Souza, Juliansyah dan Diego Mauricio.

















