Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Viral Benda Putih di Sekitar GAK, Basarnas Pastikan Tak Ada Temuan
Tangkap layar konten rekaman video viral disebut speedboat ditumpangi jurnalis hilang di perairan Selat Sunda. (Instagram/@fesbukbanten).
  • Basarnas Lampung memastikan benda putih viral di sekitar Gunung Anak Krakatau belum ditemukan, meski lokasi tersebut telah disisir Tim SAR Gabungan sebelum dan setelah video beredar.
  • Pencarian dilakukan langsung hingga sekitar 500-600 meter dari Gunung Anak Krakatau, termasuk di sekitar Pulau Sertung, namun belum ada tanda keberadaan lima jurnalis dan tiga awak kapal.
  • Video drone yang diunggah akun Instagram @andrearamadhaan merekam objek putih pada 13 September 2026 dan dikaitkan dengan delapan orang hilang kontak sejak 7 September di Selat Sunda.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bandar Lampung, IDN Times - Basarnas Lampung angkat bicara terkait video penampakan benda berwarna putih di sekitar Gunung Anak Krakatau (GAK) viral di media sosial (Medsos). Rekaman itu dikaitkan dengan keberadaan speedboat ditumpangi lima jurnalis bersama tiga ABK di perairan Selat Sunda.

Kepala Kantor Basarnas Lampung, Deden Ridwansyah mengatakan, lokasi disebut dalam rekaman video tersebut telah lebih dahulu disisir oleh Tim SAR Gabungan sebelum konten tersebut beredar.

"Ya, jadi sebelum isu itu beredar dan viral di media sosial, tim SAR gabungan dari Lampung sudah melakukan pencarian di lokasi yang dimaksud," ujarnya dikonfirmasi, Rabu (16/9/2026).

1. Sudah datangi langsung kawasan sekitar GAK

Tim SAR mendokumentasikan lokasi dugaan penampakan temuan benda putih di sekitar perairan Gunung Anak Krakatau. (Dok. Basarnas Lampung).

Deden mengatakan, Tim SAR tidak hanya memantau dari jarak jauh. Petugas juga mendatangi langsung kawasan sekitar GAK, untuk memastikan informasi mengenai benda putih dalam video tersebut.

"Lokasi itu sudah kami datangi dan sisir. Bahkan tim dari Pos SAR Bakauheni kembali melakukan pengecekan di wilayah tersebut setelah informasi itu beredar," katanya.

Dari hasil pengecekan, tim belum menemukan benda maupun tanda-tanda dapat mengarah pada keberadaan delapan orang hilang tersebut. "Belum ada tanda-tanda keberadaan rombongan yang hilang kontak," lanjut Deden.

2. Penyisiran dilakukan hingga 500 Meter dari GAK

Kelima korban jurnalis swafoto sebelum melakukan penyeberangan ke perairan Selatan Sunda diduga hendak meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau. (IDN Times/Istimewa).

Pencarian di kawasan tersebut dilakukan cukup dekat dengan Gunung Anak Krakatau. Berdasarkan laporan tim di lapangan, penyisiran dilakukan hingga sekitar 500-600 meter dari kawasan gunung.

Selain itu, tim SAR juga mengecek sekitar Pulau Sertung dan sekitarnya. Namun, hasil operasi pencarian secara langsung masih nihil.

"Sampai pencarian hari kesembilan ini, tim di lapangan masih terus berusaha maksimal melakukan pencarian. Mohon doanya dari semua masyarakat," kata Deden.

3. Basarnas kembali cek usai video viral

Tim SAR mendokumentasikan lokasi dugaan penampakan temuan benda putih di sekitar perairan Gunung Anak Krakatau. (Dok. Basarnas Lampung).

Deden menambahkan, informasi beredar di media sosial tetap menjadi bahan bagi Tim SAR untuk dilakukan verifikasi di lapangan. Maka setelah video itu viral, petugas kembali mengecek lokasi yang disebut dalam rekaman.

Menurutnya, pengecekan langsung menjadi dasar bagi tim untuk memastikan informasi mengenai keberadaan objek yang disebut dalam video.

"Kalau memang ada informasi atau titik yang diduga berkaitan dengan korban, tentu kami cek kembali. Tetapi sampai sekarang hasil pengecekan di lokasi belum menemukan tanda-tanda keberadaan mereka," imbuh Deden.

4. Video direkam dari drone

Tangkap layar konten rekaman video viral disebut speedboat ditumpangi jurnalis hilang di perairan Selat Sunda. (Instagram/@fesbukbanten).

Video penampakan benda putih tersebut diunggah akun Instagram @andrearamadhaan. Dalam narasinya, rekaman memperlihatkan benda mencurigakan berwarna putih di sekitar Gunung Anak Krakatau. Rekaman disebut diambil menggunakan kamera drone dari atas GAK, Minggu (13/9/2026).

Sejalan dengan penampakan tersebut, temuan itu turut dikaitkan dengan peristiwa hilangnya lima jurnalis bersama tiga awak kapal dilaporkan hilang kontak di perairan Selat Sunda sejak Senin (7/9/2026).

Curated For You

Editorial Team

Related Article